Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Bekasi Penuh, Pasien Berhamburan ke Luar

Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Bekasi Penuh, Pasien Berhamburan ke Luar
Ilsutrasi nakes covid. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 25 Juni 2021 16:58 WIB
JAKARTA - Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BoR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, sudah penuh.

Direktur Utama RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, Kusnanto, membenarkan sebuah video beredar di kalangan wartawan, yang menggambarkan sejumlah pasien tergelatak di bibir trotoar depan tenda BNPB dengan mengenakan infus dan alat bantu pernapasan (oksigen).

Bahkan, dalam video tersebut juga terlihat seorang wanita berkerudung yang tergeletak di atas mobil pick up terbuka sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan.

Kusnanto menerangkan, kejadian di dalam video tersebut tepatnya berada di depan tenda skrining atau ruang triase yang berfungsi untuk mengidentifikasi pasien Covid-19 yang disediakan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi.

"Sebenarnya di tenda (triase) ini kita sediakan awalnya 30 bed, tapi kan kita enggak bisa menolak orang datang, pada akhirnya mereka cukup di tata laksana dengan kursi roda dan sekarang sudah mencapai 40 pasien nih menunggu di ruang triase," ujar Kusnanto kepada wartawan, Jumat (25/6).

Kusnanto menerangkan, seharusnya skrining pasien Covid-19 dilakukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hanya saja katanya, kini IGD RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi sudah dijadikan ruang perawatan karena lonjakan pasien positif.

"Pasien Covid tentunya kan sudah luar biasa yah. Dari 265 (tempat tidur pasien Covid-19 di RSUD Bekasi), kita tambah lagi 100 ya sekarang. Tapi masih belum cukup," ungkapnya.

Namun begitu, Kusnanto memastikan bahwa masyarakat yang datang ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi tetap mendapatkan pelayanan dengan sebagaimana mestinya.

Namun, terkait dengan proses setelah skrining selesai, yaitu perawatan pasien, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi akan berkoordinasi dengan RS lain di Kota Bekasi maupun di luar Kota Bekasi, untuk bisa dilakukan rujukan.

"Kita koordinasi terus dengan rumah sakit rumah sakit rujukan yang lainnya. Rumah sakit swasta, rumah sakit tipe D, supaya pasien di rujuk ke mereka, setelah sudah ada hasil PCR-nya," terang Kusnanto.

"Kalau di sini full, berarti akan di alihkan ke RS rujukan Covid lainnya," tambahnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kesehatan, Warga Bertuah
wwwwww