Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Didukung Ketum PAN Jadi Capres, Erick Thohir Dinilai Lebih Cocok Jadi Wapres

Didukung Ketum PAN Jadi Capres, Erick Thohir Dinilai Lebih Cocok Jadi Wapres
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Lampung, Sabtu (19/6/2021). (Foto:Istimewa)
Minggu, 20 Juni 2021 16:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Isyarat dukungan terhadap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjadi Presiden Indonesia asal Lampung ditunjukan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Erick Thohir diketahui memiliki darah Lampung dari sang ayah, H. Mohammad Teddy Thohir, yang lahir di Gunungsugih, Lampung Tengah.

Sinyal deklarasi ini atas nama putera daerah Lampung ini dinilai pengamat politik dari Universitas Lampung (Unila), Budi Kurniawan, sebagai strategi marketing wajar dari seorang politikus.

Menurutnya, strategi ini saling menguntungkan. PAN membutuhkan tokoh nasional yang kuat dan dana, sementara Erick Thohir membutuhkan perahu sebagai kendaraan politik.

"Tetapi secara demografis Lampung didominasi etnis Jawa. Penokohan Erick dampaknya hanya kepada etnis Lampung," jelas dia, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (19/6).

Sehingga, berdasarkan kalkulasi Budi, Erick Thohir hanya akan menjadi calon wakil presiden dari Sumatera. Sementara calon presiden tetap dari Jawa.

"Dia mirip seperti Sandiaga Uno lah, tidak memiliki akar yang kuat di kelompok nasionalis dan santri, tapi dia bisa kombinasikan," ujarnya.

Terlebih, saat ini Erick tak hanya bergerilya di PAN, melainkan mulai merapat ke PKB dan tokoh-tokoh Nahdatul Ulama (NU).

Ditambahan Budi, ketokohan ini penting untuk maju dalam pilpres, apalagi Sumatera tak lagi punya tokoh setelah Hatta Rajasa. PAN juga dilanda krisis sang pendiri, Amien Raism keluar dan membentuk Partai Ummat.

"Jadi wajar jika Zulhas mencari orang yang bisa menarik suara, karena kalau PAN mau eksis harus punya tokoh dan modal yang kuat, dan ini tidak ada di Zulhas," tutup dia.***

wwwwww