Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
11 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Ketua IPW Tutup Usia, NasDem: Indonesia Berduka

Ketua IPW Tutup Usia, NasDem: Indonesia Berduka
Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane. (foto: ist./detik.com)
Rabu, 16 Juni 2021 17:22 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pengamat kepolisian, Neta S Pane.

"Indonesia saat ini layak berduka karena kehilangan sosok kritis seperti almarhum. Terlebih, bagi Kepolisian RI," kata Eva tertulis kepada GoNEWS.co, Rabu (16/6/2021).

Eva menandaskan, "Tidak banyak NGO pengamatan kepolisian seperti kiprah almarhum. Kita betul-betul berduka,".

Menurut Eva, selama hidupnya, Neta S Pane konsisten mengkritisi tentang perkembangan polri pasca reformasi. Almarhum mendirikan Indonesia Police Watch setelah pemisahan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

"Secara khusus, almarhum terus menjadi watchdog bagi kepolisian. Daya kritis dan spirit membangun yang ditularkan, tentu sangat dibutuhkan untuk kemajuan pelayanan kepolisian kepada masyarakat luas. Sekali lagi, kita semua kehilangan sosok almarhum," pungkas Eva.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Warga Bertuah
wwwwww