Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gempa 6,1 SR Guncang Maluku, Berpotensi Tsunami

Gempa 6,1 SR Guncang Maluku, Berpotensi Tsunami
Ilustrasi Gempa. (Foto: Kompas)
Rabu, 16 Juni 2021 16:40 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Air laut dipinggiran pantai terlihat surut dan kemudian muncul ombak berukuran kecil (kurang dari 50 cm) yang menghantam perahu di pinggir pantai, usai terjadi gempa dengan Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah.

Ombak kecil pun tampak sudah menghantam daratan. Talud pemecah ombak di pelabuhan pun dikabarkan jebol pascagelombang tersebut. Meski demikian, belum ada laporan resmi tinggi gelombang yang menghantam daratan.

Air sempat surut dari garis pantai Tehoru, Maluku Tengah. Dalam video berikutnya, nelayan mendapati air ombak kembali naik ke daratan walaupun tingginya masih di bawah satu meter.

Para nelayan pun kemudian mencoba menarik kapalnya untuk disangkutkan ke tepi dermaga. Namun, mereka kemudian terhempas oleh dorongan air.

Terkait hal itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Ambon Herlambang Huda mengaku ada pembaruan data soal potensi tsunami pascagempa M 6,1 itu. "Ya betul ada update akan terjadi tsunami. Warga pesisir pantai Tehoru dan Japutih, Maluku Tengah, diminta menjauhi bibir pantai 2 jam pascagempa," ujarnya, Rabu (16/6/2021).

"Ada gempa susulan delapan kali, tapi masih di bawah magnitudo 5," lanjutnya.

Meski sempat dihantam gelombang, berdasarkan laporan, bibir pantai di Maluku Tengah kini sudah tenang. "Masyarakat tetap kita minta waspada, namun tidak usah panik," pungkasnya.***

wwwwww