Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Terapkan SPBE, Sekjen Kemendagri Dorong Komitmen Penggunaan Aplikasi SaKu

Terapkan SPBE, Sekjen Kemendagri Dorong Komitmen Penggunaan Aplikasi SaKu
Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori dalam soft launching aplikasi SaKu di Kantor Kemendagri, Selasa (8/6/2021). (foto: ist./puspen kemendagri)
Senin, 14 Juni 2021 15:13 WIB
JAKARTA - Sekjen Kemendagri, Muhammad Hudori, menyambut baik penggunaan aplikasi SaKu. Ini adalah Sistem Pengelolaan Keuangan Terintegrasi yang baru-baru ini diluncurkan Kemendagri dan butuh komitmen bersama dalam pengunaannya.

"Saya menyambut baik inovasi dan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Sekretariat Jenderal ini," kata Hudori melalui keterangan Puspen Kemendagri, Senin (14/6/2021).

Hudori berharap, penggunaan aplikasi SaKu dapat mengoptimalkan kinerja pelaksanaan tugas dan fungsi Biro Keuangan dan Aset Sekretariat Jenderal dan dapat memberikan manfaat bagi Biro/Pusat dan Sekretariat DKPP.

Adapun beberapa manfaat aplikasi SaKu sebagaimana dijelaskan Puspen, diantaranya; 1) Pelacakan (tracking system) proses pencairan anggaran dan penyelesaian dokumen pertanggungjawaban; Digitalisasi dokumen pertanggungjawaban; Monitoring perkembangan realisasi capaian nilai KIPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran ); Menyajikan layanan informasi up to date seperti realisasi anggaran, data Uang Persediaan (UP) revolving, TUP (Tambahan Uang Persediaan) dan data supplier; Serta, menyampaikan informasi secara langsung kepada pengguna layanan melalui pesan elektronik (SMS Masking atau Whatsapp Blast).

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018, seluruh Instansi Pemerintah wajib menerapkan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) atau yang lebih dikenal dengan e-government. Kemajuan teknologi informasi seperti e-office dan layanan elektronik dinilai dapat mempercepat respons kepada pelanggan, mendorong paperless office, pengarsipan dokumen dengan lebih tertib dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Namun demikian, diakui Hudori, dalam penerapannya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Menurutnya, diperlukan proses dan tahapan yang berkesinambungan. Untuk itu, Ia pun meminta jajarannya adaptif, mau menerima perubahan yang disajikan dalam berbagai terobosan maupun inovasi, dalam menunjang tugas dan tanggungjawab.

"Saya minta komitmen seluruh Biro/Pusat dan Sekretariat DKPP dalam menerapkan aplikasi SaKu ini, sehingga dapat terwujud good governance khususnya pada pengelolaan keuangan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," ujarnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Balai Kota
wwwwww