Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
6 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Hukum

Pagu Anggaran APE dan TIK Rp0

Pagu Anggaran APE dan TIK Rp0
Ilustrasi digitalisasi pendidikan. (gambar: ist./tempo)
Minggu, 13 Juni 2021 13:18 WIB
JAKARTA - Alokasi anggaran program APE (Alat Peraga Edukatif) dan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Kemendikbudristek Rp0 untuk tahun 2022.

Hal ini mengemuka dalam rapat Komisi X DPR RI dengan PAUD Dikdasmen, Ditjen Pendidikan Tinggi, Kepala Balitbang dan Perbukuan, Ditjen Kebudayaan, serta Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek RI, beberapa waktu lalu.

Kemendikbud sebenarnya mengajukan anggaran anggaran Tahun 2022 sebesar Rp93,2 triliun tapi pagu indikatif yang telah disetujui sebesar Rp73,1 triliun.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyayangkan hal tersebut, mengingat situasi pendidikan era mendatang yang seharusnya bisa dipersiapkan lebih adaptif terhadap perubahan akibat pandemi dan cepatnya laju teknologi.

"Padahal digitalisasi pendidikan merupakan salah satu fokus utama kita, apalagi pasca pandemi. Hal ini harus dikawal dan benar-benar diupayakan," kata Hetifah dalam rilis yang dikutip GoNEWS.co, Minggu (13/6/2021).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Hukum
wwwwww