Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
4 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Anggota DPD: Siapa yang Menjamin Proyek Infrastruktur Tidak Pakai Dana Haji?

Anggota DPD: Siapa yang Menjamin Proyek Infrastruktur Tidak Pakai Dana Haji?
Anggota Komisi III DPD RI Tamsil Linrung. (Foto: Istimewa)
Minggu, 13 Juni 2021 16:10 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi III DPD RI Tamsil Linrung mengatakan tidak ada garansi dana haji yang disimpan dalam bentuk Sukuk atau obligasi syariah tidak digunakan dalam proyek-proyek pemerintah termasuk infrastruktur.

"Siapa yang menjamin proyek infrastruktur tidak pakai dana haji?" kata Tamsil di kanal YouTube Hersubeno Arief baru-baru ini.

Seperti diketahui, isu dana haji digunakan membiayai proyek infrastruktur mencuat usai pemerintah resmi membatalkan pemberangkatan jemaah calon haji 2021.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sudah menepis dana haji digunakan untuk infrastruktur. Namun, Tamsil Linrung mempertanyakan hal tesebut.

Senator dari Sulawesi Selatan itu mengatakan kalau sudah masuk dalam anggaran pendapatan belanja negara (APBN), maka tidak ada garansi dana itu tidak boleh dipakai di sana atau infrastruktur.

Tamsil mengutip keterangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bahwa dana haji selama ini diinvestasikan dalam bentuk Sukuk dan instrumen keuangan syariah. Di institusi itu, dana haji juga diinvestasikan dalam bentuk Sukuk demi keamanan.

Artinya, jelas Tamsil, keduanya masuk dalam APBN dan dicatat sebagai penerimaan negara lainnya. "Kalau sudah masuk di keranjang APBN siapa yang bisa membatasi? Artinya, setiap proyek yang dibiayai APBN kemungkinan di situ juga ada dana haji," ujar mantan wakil ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu.

Oleh karena itu, Tamsil mengaku heran mengapa narasinya seragam, pemerintah dan DPR ramai-ramai membantah dana haji terpakai untuk infrastruktur. "Seolah-olah itu hal yang terlarang atau mungkin karena sudah melihat proyek infrastruktur gagal sehingga khawatir dana haji yang terpakai susah dicairkan?" ujarnya.

Mantan anggota DPR dari Fraksi PKS ini juga mengimbau BPKH agar tidak ikut-ikutan menjadi corong pemerintah seolah-olah memberikan jaminan tentang dana haji. "BPKH tidak bisa menjamin itu," tegasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww