Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
6 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Kampus

TMI Angkat Bicara, Ternyata...

TMI Angkat Bicara, Ternyata...
Ilustrasi teknologi pertahanan. (gambar: dok. ist./american foreign policy council)
Rabu, 02 Juni 2021 12:05 WIB
JAKARTA - PT TMI (Teknogi Militer Indonesia) menepis kabar keterlibatan mereka dalam pengadaan Alpalhankam Kementerian Pertahanan.

Corporate Secretary PT TMI, Wicaksono Aji dalam rilis yang dikutip GoNEWS.co, Rabu (2/6/2021) menegaskan, "Tidak ada satu kontrak pun dari Kementerian Pertahanan ke PT. TMI,".

"PT TMI tidak ditugaskan untuk pembelian atau pengadaan Alpalhankam oleh Kementerian Pertahanan," kata Aji.

Ia menjelaskan, PT TMI dibentuk oleh Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan yang dulunya adalah YKPP (Yayasan Kesejahterahaan Pendidikan dan Perumahan) di bawah Kementerian Pertahanan.

PT TMI menjadi wadah bagi para ahli-ahli Alutsista berteknologi canggih, ahli elektronika, dan teknokrat anak bangsa yang mempelajari dan alih teknologi (ToT) dalam proses pencarian Alutsista terbaik.

"Peran kami adalah menganalisa dan memberi masukan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, baik itu pemerintah, pendidikan, ataupun swasta dalam hal ToT," kata Aji.

Riuh soal PT TMI juga dikomentari oleh politisi Gerindra, Yan P. Mandenas. Ia mengungkapkan, pihaknya telah memprediksi akan ada yang 'teriak' terkait pembentukan PT TMI.

"Kami sudah prediksi, bahwa mereka, mafia yang selama ini mempermainkan harga, akan teriak-teriak dan tidak terima, jika Kemenhan bisa memiliki data dan informasi harga alutista yang sebenarnya," kata Yan, Rabu (2/6/2021).

Anggota Komisi Pertahanan di DPR RI itu menjelaskan, TMI semacam konsultan bagi pemerintah. Berbekal badan hukum perusahaan, TMI bisa lebih mudah untuk mengetahui harga terbaik Alutsista.

"Boleh dong PT. TMI mengecek harga? Coba cek ke negara itu, berapa harganya di sana," ujar Yan.

Yan memungkasi, "TMI ini kasarnya jadi 'intel-nya' Kemenhan lah,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus
wwwwww