Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
2
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Louvre Dewa Menanti Keajaiban

Louvre Dewa Menanti Keajaiban
Minggu, 30 Mei 2021 14:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Louvre Dewa United Surabaya kini berharap keajaiban kembali terjadi di gim kedua Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Tim berjuluk Buaya Darat itu tak ingin perjuangan berakhir di babak empat besar.

Di gim pertama Louvre Dewa United Surabaya dilumat dengan skor 84-60 dari Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Bila kembali menelan kekalahan di gim kedua, Kevin Moses dkk. harus mengakhiri perjalanan di IBL 2021.

Louvre Dewa United Surabaya punya peluang besar menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tim Buaya Darat tentu masih ingat keajaiban yang dibuat Jamarr Johnson pada perempat final.

Kala itu, Jamarr melepaskan tembakan tiga angka di tiga detik akhir kuarter empat yang memaksa KAI Bima Perkasa Jogja memainkan babak overtime di gim kedua perempat final. KAI Bima perkasa Jogja pada akhirnya kalah di gim kedua dan ketiga karena permainan Jamarr yang cemerlang.

Di gim pertama kontra Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Jamarr belum terlalu terlihat permainannya. Para penggawa Pelita Jaya Bakrie Jakarta mampu meredam pebasket berusia 33 tahun itu.

Di sisi lain, Pelita Jaya Bakrie Jakarta tak punya niat memberi Louvre Dewa United Surabaya perpanjangan napas. Dua gim sudah cukup bagi Andakara Prastawa dkk.

Key Player:

Pelita Jaya Bakrie Jakarta: Andakara Prastawa 217 poin, 72 assist, 51 rebound, 41 steal

Louvre Dewa United Surabaya: Jamarr Johnson 369 poin, 55 assist, 27 blok, 227 rebound

Rekor Pertemuan:

- Louvre Dewa United Surabaya 70 Vs 77 Pelita Jaya Bakrie Jakarta

- Pelita Jaya Bakrie Jakarta 100 Vs 45 Louvre Dewa United Surabaya

- Louvre Dewa United Surabaya 67 Vs 84 Pelita Jaya Bakrie Jakarta. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww