Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
15 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
16 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
13 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
16 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
2 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Kampus

Gejolak Israel-Palestina, BKSAP DPR RI Desak PBB Tegakkan Hukum Internasional

Gejolak Israel-Palestina, BKSAP DPR RI Desak PBB Tegakkan Hukum Internasional
Perang udara Israel-Palestina pada Jumat (14/5/2021). (foto: ist.)
Rabu, 19 Mei 2021 18:53 WIB
JAKARTA - BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen) DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) menyatakan kecewa karena pertemuan level menteri OKI (Organisasi Konferensi Islam) dan Dewan Keamanan PBB beberapa hari lalu, ternyata belum bisa menghentikan aksi brutal Israel.

"Kita melihat bahwa urgensi dari extraordinary action yang dilakukan secara global belum menemukan titik terang. Jadi, aksi kekerasan, pembunuhan yang berlangsung dan sebagainya itu masih tidak bisa dihentikan, termasuk oleh komunitas global dunia internasional melalui lembaga-lembaga yang tersedia," kata Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon dalam konfrensi pers, Rabu (19/5/2021).

Karenanya, kata Fadli, BKSAP, mendesak Dewan Keamanan PBB secepatnya mengambil langkah konkrit-mengambil momentum untuk menegakkan hukum-hukum internasional terkait konflik Palestina-Israel. "Karena jelas sekali Israel telah melanggar sejumlah hukum internasional yaitu resolusi-resolusi dewan keamanan PBB sendiri,".

Selain itu, BKSAP juga menilai normalisasi hubungan dengan Israel bukan langkah yang positif. "Justru kita mengimbau agar dunia internasional meninjau ulang,".

"Beruntunglah Indonesia tidak mempunyai hubungan dengan Israel dan juga kita menghimbau negara-negara yang mempunyai hubungan harus mempunyai tekanan kepada Israel untuk menghentikan aksi aksi brutal tersebut," kata Fadli.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kuliner, Kampus
wwwwww