Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
21 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
18 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
7 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Tinjau KEK Galang Batang, Tito Minta PT BAI Jaga Lingkungan

Tinjau KEK Galang Batang, Tito Minta PT BAI Jaga Lingkungan
Mendagri Muhammad Tito dalam kunjungan ke KEK Galang Batang meminta PT BAI gunakan teknologi zero polution jika gunakan batubara, menjamin sampah plastik tak cemari lingkungan dan jaga area hijau. (foto: ist./puspen)
Minggu, 09 Mei 2021 17:28 WIB
BINTAN - Mendagri (Menteri Dalam Negeri), Muhammad Tito, meminta PT BAI selaku pengelola KEK Galang Batang menjaga kelestarian lingkungan dalam aktivitas bisnisnya.

Hal itu Ia sampaikan dalam kunjungannya ke KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Galang Batang yang dikelola PT BAI (Bintan Alumina Indonesia) di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (9/5/2021).

Langkah yang disebut Tito, setidaknya mengenai teknologi zero polution untuk penggunaan batu bara. "Karena pemerintah pusat sekarang mindset-nya adalah green industry, green economy,".

"Ini jangan sampai memberikan dampak polusi terutama pada penggunaan batu bara, sudah ada teknologi untuk zero transmission, zero pollution untuk batu bara," kata Tito dikutip GoNEWS.co dari keterangan Puspen Kemendagri.

Selanjutnya, langkah menjaga lingkungan juga bisa dilakukan dengan perhatian serius pada pengelolaan sampah, terutama sampah plastik. "Jangan sampai ada sampah plastik. Jangan sampai ada industri besar seperti ini sampahnya tidak teratur, plastik terutama,".

Selain persoalan sampah, Mendagri juga minta status KEK tak mengubah kawasan hijau dan lingkungan sekitar, misalnya dengan membiarkan ruang hijau dan perbukitan yang telah ada sebelumnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Balai Kota, Pasar & Niaga
wwwwww