Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
15 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
18 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
4 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Lapas Merauke Rusuh, 8 Napi Diamankan, 2 Orang Tewas

Lapas Merauke Rusuh, 8 Napi Diamankan, 2 Orang Tewas
Perusuh di Lpas Merauke kembali ditangkap. (Foto: Istimewa)
Minggu, 09 Mei 2021 20:11 WIB
MERAUKE - Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Papua, Sabtu (8/5). Akibatnya, 2 orang narapidana dilaporkan tewas dalam kerusuhan tersebut.

Selain itu, sebanyak 8 orang napi juga telah diamankan oleh Polres Merauke untuk dilakukan pemeriksaan. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Merauke, Hadi Nugroho Utomo mengatakan, kejadian bermula ketika salah seorang napi meninggal dunia karena sakit di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Merauke.

Pada sekitar pukul 14.15 WIT, 8 orang napi yang merupakan rekan napi yang meninggal dunia mendengar informasi tersebut. Mereka menuding, rekannya yang meninggal tersebut disebabkan oleh ilmu hitam dari seorang napi lainnya.

Ditambahkan Hadi, pihaknya kemudian mendapatkan info tudingan para napi terkait dugaan kepemilikan ilmu hitam itu mengarah kepada napi bernama Riki Tanggipaimu.

Riki pun langsung diamankan di sel tahanan khusus. Namun 8 napi yang marah karena temannya meninggal kemudian menyasar dua orang teman dekat Riki yang bernama Sebastian Basik Basik (32) dan Milianus Gebze (25). Keduanya diduga dianiaya 8 orang tersebut hingga tewas. "Kita tidak berpikir sampai sejauh itu kalau ternyata Riki Tanggipaimu punya anggota-anggota. Mungkin kedua korban ini dianggap sebagai anggota dari Riki, padahal sudah kita amankan," ujar Hadi, dikutip GoNews.co dari Kantor Berita RMOLPapua.

Hadi juga menepis terkait adanya isu seorang napi telah meninggal dunia dengan cara dibakar. "Dari kedua korban tidak ada yang meinggal dengan cara dibakar, yang ada keduanya meninggal dengan bekas hantaman benda tumpul, seperti batu dan kayu," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Balai Kota, Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww