Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
23 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Cendekia

Kinerja Erick Thohir Dipertanyakan Soal Berantas Radikalisme di BUMN

Kinerja Erick Thohir Dipertanyakan Soal Berantas Radikalisme di BUMN
Ketua umum DPP FOKSI, Muhammad Natsir Sahib. (Ist)
Minggu, 25 April 2021 23:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua umum DPP Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI), Muhammad Natsir Sahib mempertanyakan kinerja Erick Thohir selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait peristiwa bom Makassar yang melibatkan oknum pegawai BUMN.

Dia mengaku kecewa terjadinya peristiwa bom yang melibatkan oknum pegawai BUMN tersebut. "Saya kaget dengan peristiwa dan perkembangan kasus Bom Makassar dimana ada oknum BUMN yang diidentifikasi terlibat. Seharusnya kan BUMN dan Aparatur Sipil Negara sudah final mengenai wawasan kebangsaan dan anti terhadap radikalisme," ungkap Natsir Sahib kepada wartawan. 

Lantas Natsir Sahib mempertanyakan kinerja dan upaya menteri BUMN, Erik Thohir mengenai upaya membina dan menciptakan BUMN yang memiliki wawasan kebangsaan dan komitmen terhadap deradikalisasi

"Saya mempertanyakan kinerja Erick Thohir soal kasus ini. Apakah Erick Thohir selaku Menteri BUMN sudah melakukan upaya deradikalisasi dan menanamkan wawasan kebangsaan terhadap pegawai BUMN. Saya rasa ini harus kita pertanyakan ada tidak program tersebut jika tidak Erick Thohir sudah gagal sebagai pemimpin dan wajib di reshufle namun jika sudah ada program kerjanya tolong berikan kepada publik transparansi dan capaian kerja dari program deradikalisasi tersebut," imbuhnya. 

Natsir menambahkan program deradikalisasi di lingkungan BUMN penting dalam  menambah semangat wawasan Kebangsaan Nasionalisme pada pegawai BUMN. "Selain mencegah tindak terorisme juga menumbuhkan semangat perjuangan Kawan-kawan pegawai BUMN untuk bekerja pada negara menciptakan keuntungan bukan kebuntungan," katanya. ***

wwwwww