Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
4 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Bukan Puan, PDIP Solo Sebut Prananda Layak Jadi Ketum Gantikan Megawati

Bukan Puan, PDIP Solo Sebut Prananda Layak Jadi Ketum Gantikan Megawati
Faksi Puan vs Prananda. (Ilustrasi GoNews.co)
Selasa, 13 April 2021 21:13 WIB
SOLO - Megawati Soekarnoputri memberikan sinyal akan melepas jabatan Ketua Umum PDIP pada periode selanjutnya. Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, menyebut Prananda Prabowo adalah sosok yang layak menggantikan Megawati.

Menurutnya, penerus tampuk kepemimpinan partai haruslah berasal dari trah Soekarno. Prananda dinilainya paling tepat di antara nama-nama trah Soekarno, seperti Puan Maharani hingga Puti Guntur Soekarno.

"Mau tidak mau kita yang ditinggalkan ini harus melanjutkan cita-cita Bung Karno untuk menyejahterakan kaum marhaen. Kader yang layak dan pantas menjadi Ketua Umum PDIP ya Mas Prananda," kata Rudy kepada wartawan di Solo, Sabtu (10/4/2021) lalu.

Menurutnya, Prananda sudah banyak berperan di PDIP, terutama di internal PDIP. Dia juga dinilai telah membuat inovasi-inovasi baru di tubuh partai berlambang banteng itu.

"Beliau pemikir dan tidak banyak hal yang dilakukan kecuali berjuang dan berjuang untuk PDIP. Mas Prananda menciptakan inovasi partai. Saya kira yang layak Mas Prananda," ujar mantan Wali Kota Solo itu.

Prananda yang belum pernah menduduki jabatan publik, kata Rudy, bukanlah penghalang untuk menjadi ketua umum. Justru hal tersebut menunjukkan bahwa Prananda tidak memiliki ambisi dengan kekuasaan.

"Beliau tidak punya keinginan jadi menteri, jadi anggota DPR. Di PDIP itu bukan sesuatu yang utama. Tapi yang penting beliau meniti karier di PDIP," ungkapnya.

Menurutnya, Megawati akan berperan penting dalam kongres PDIP pada 2024 nanti. Siapa pun yang terpilih sebagai ketua umum, Rudy yakin gejolak di internal partai bisa diatasi.

"Faksi pasti ada. Tapi kalau ketum yang bicara, kader bawah sudah tidak ada kata lain kecuali melaksanakan. Kader PDIP punya prinsip, sikap, dan komitmen, sehingga kita harap kongres bisa secara aklamasi menunjuk Mas Prananda jadi ketum. Saya di kongres nanti masih Ketua DPC, pasti memperjuangkan Mas Prananda," kata Rudy.

"Saya juga berdoa beliau (Megawati) diberi kesehatan agar nanti bisa menyerahkan tongkat estafet saat kongres," imbuhnya.

Terkait kemungkinan ketua umum baru bakal sekaligus menjadi calon presiden, Rudy menyerahkan keputusan kepada ketum saat ini Megawati Soekarnoputri. Namun proses dari pencalonan ketua umum dan presiden bakal berjalan beriringan.

"Tergantung Bu Mega mendorong Mas Prananda atau kader lain. Kita komitmen dengan ketum sekarang. 2023 itu pasti sudah proses pencalonan. Di sisi lain, kita juga pasti melakukan konfercab dan seterusnya menuju kongres," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww