Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
14 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Toyota Thailand Terbuka 2021

Fikri/Bagas Bungkam Juara All England 2016

Fikri/Bagas Bungkam Juara All England 2016
Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana
Rabu, 20 Januari 2021 16:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Babak pertama turnamen bulutangkis Toyota Thailand Terbuka 2021 membawa keberuntungan bagi pasangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Lewat rubber game, Fikri/Bagas sukses membungkam juara All Engand 2016, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov asal Rusia, 21-15, 16-21, 21-13.

Pertandingan yang digelar di Impact Arena, Bangkok, Rabu (20/1) ini juga sekaligus pertemuan perdana mereka.

"Alhamdulillah hari ini kami bisa menang. Di gim pertama kami bisa mengontrol permainan karena menang angin. Jadi menyerangnya lebih enak, juga lawan banyak melakukan kesalahan sendiri," ucap Fikri kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

Kekalahan pada gim kedua, membuat Fikri/Bagas mengubah pola permainannya, hingga akhirnya bisa menaklukan Ivanov/Sozonov, sang juara All England 2016 tersebut.

"Gim kedua kami kalah angin, jadi lebih berat bolanya. Dari awal sulit keluar dari tekanan. Gim ketiga, coba mengubah pola bermain dengan lebih berani bermain no lob dan harus memegang permainan depannya. Sempat tertinggal juga, tapi akhirnya bisa membalikan keadaan dan menang," jelas Fikri.

Menurut Fikri, percaya diri menjadi kunci bagi kemenangan untuk melawan pasangan semifinalis All England 2020 tersebut.

"Kuncinya tadi lebih percaya diri lagi sama lebih berani saja dan mengurangi membuat kesalahan sendiri. Lawan juga tidak mudah kan mereka pernah jadi juara All England," kata Fikri.

"Sebelum masuk lapangan, Koh Herry bilang jangan mikirin menang atau kalah, main saja yang bagus harus lebih percaya diri sama berani menunjukkan semangat mudanya," tambahnya. ***

wwwwww