Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
14 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
21 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Feature

Maria Helsa Bersyahadat Setelah 3 Malam Mimpi Seseorang Memanggilnya Raihan

Maria Helsa Bersyahadat Setelah 3 Malam Mimpi Seseorang Memanggilnya Raihan
Maria Helsa Carriena Pan Tape mengucapkan dua kalimat syahadat di kediaman Gusti bin Gadong di Brunei Darussalam pada 18 Desember 2020. (republika.co.id)
Selasa, 22 Desember 2020 08:42 WIB

BANDARSERIBEGAWAN - Allah SWT memberikan hidayah kepada hamba-hamba yang dipilih-Nya melalui berbagai peristiwa. Terkadang melalui peristiwa yang aneh, seperti yang dialami Maria Helsa Carriena Pan Tape.

Seperti dikutip dari Republika.co.id yang melansir Borneo Bulletin, Senin (21/12), Maria Helsa memutuskan memeluk Islam setelah mendapat mimpi misterius selama tiga malam berturut-turut bulan lalu.

Wanita berusia 30 tahun asal Filipina itu mengucapkan dua kalimat syahadat di kediaman Gusti bin Gadong di Brunei Darussalam pada 18 Desember 2020.

Maria Helsa mengungkapkan dalam mimpi pertamanya, dia mendengar seseorang memanggilnya dengan nama Raihan. Namun, ia tidak dapat mengenal identitas orang tersebut.

Di malam berikutnya, dia bermimpi berada di gereja ketika dia mendengar suara yang sama lagi. Kilatan cahaya tiba-tiba mengubah keadaan dan dia melihat wajah asing di depannya.

Suara yang sama berbicara kepadanya di malam ketiga. Suara itu mengatakan kepadanya, ''Klaim pada dirimu sendiri bahwa kamu adalah Raihan. Kamu siap.''

Melalui mimpi itulah, Raihan merasa hidayah menghampirinya dan mendorongnya untuk memeluk agama Islam.

Setelah menjadi mualaf, Maria memiliki nama baru Raihan Azzahra Tape binti Abdulah. Dia mengatakan, dia selalu siap untuk masuk Islam, apa lagi mendapat dukungan dari teman-temannya.

''Saya berterima kasih kepada teman saya dan keluarganya serta orang tua yang mendukung karena telah menampakkan saya dengan semua fungsi keagamaan dan melihat saya bukan sebagai orang yang berbeda. Hati saya menemukan kebahagiaan dan kepuasan setelah menjadi mualaf,'' ungkap pemilik nama baru Raihan itu.

Ia juga mengungkapkan tentang kecintaannya pada Brunei. Pasalnya, ia mencintai negara itu hingga ia dapat sepenuhnya menyesuaikan diri dengan bahasa, makanan dan peraturan di sana.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Feature
wwwwww