Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jaga Nasib Koperasi dan UKM se-Indonesia, Syarief Hasan Dorong Kemenkop UKM Di-'Reinventing'

Jaga Nasib Koperasi dan UKM se-Indonesia, Syarief Hasan Dorong Kemenkop UKM Di-Reinventing
Wakil ketua MPR RI, Sjarifuddin Hasan alias Syarief Hasan saat menjadi pembicara dalam diskusi bersama KWP di Senayan, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (foto: ist.)
Kamis, 17 Desember 2020 19:55 WIB

JAKARTA - Wakil ketua MPR RI, Syarief Hasan menyatakan, status Kemenkop UKM harus ditingkatkan atau di-reinventing sebagai leading sector agar bisa lebih fokus dalam membantu koperasi dan UKM.

Sejauh ini di masa pandemi, kata Syarief, Kemenkop UKM memiliki perencanaan yang baik untuk mengatasi perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Itu terbukti dari anggaran dan program yang dipersiapkan untuk membantu koperasi dan UKM menghadapi himpitan ekonomi selama pandemi," kata Syarief.

Namun, menurut Syarief Hasan, rencana program dan kecukupan anggaran saja tidak akan membuat Kemenkop UKM bisa bekerja efektif.

"Kemenkop UKM membutuhkan kekuasaan lebih besar dari sekedar mengurusi kebijakan seperti yang terjadi selama ini. Karena itu status Kemenkop dan UKM harus ditingkatkan atau di-reinventing," kata menteri Koperasi dan UKM era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Syarief menuturkan, dirinya mencatat bahwa jumlah anggaran bantuan pemerintah sudah cukup banyak namun masih perlu dukungan manajemen yang maksimal.

"Kita masih menemukan kasus, Kementerian Koperasi dan UKM menyiapkan bantuan untuk pemerintah daerah. Lalu, bantuan turun di pemerintahan daerah. Namun, pihak pemda kerjaannya hanya menunggu, sehingga tidak cepat tertangani. Kondisi ini akan lebih cepat diatasi bila Kementerian Koperasi bertindak sebagai leading sector. Menkop bisa langsung memonitor ke daerah, melakukan eksekusi, termasuk jika diperlukan mencari jalan keluar," kata Syarief Hasan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Balai Kota, Pasar & Niaga
wwwwww