Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
9 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Maksimalkan Testing Covid-19, Kuncinya Ada pada Pemda

Maksimalkan Testing Covid-19, Kuncinya Ada pada Pemda
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah. (ikiranrakyat.com)
Rabu, 02 Desember 2020 20:07 WIB

JAKARTA - Peran pemerintah daerah (Pemda) menjadi kunci dalam upaya memaksimalkan testing Covid-19.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menegaskan hal itu dalam konferensi pers daring, Rabu (2/12/2020).

Dituturkan Dewi, Pemda bisa memantau secara langsung pelaksanaan tes harian dan mengetahui kendala yang terjadi di lapangan.

''Peranan Pemda ini sangat besar sekali. Kunci. Karena benar-benar bisa memantau jumlah orang yang diperiksa berapa,'' ujar Dewi.

Sambung Dewi, Pemda juga berwenang membuat regulasi untuk mendukung operasional laboratorium pemeriksa di daerah masing-masing. Misalnya, meliputi pembagian jam kerja atau insentif bagi tenaga laboran.

''Bisa dibantu dengan regulasi, support dari Pemda. Insentif atau hal-hal terkait pengaturan,'' tuturnya.

Dewi menambahkan, penelusuran kontak pasien positif Covid-19 perlu diperkuat. Sebab, kapasitas penelusuran memengaruhi tingkat pengetesan.

Lanjutnya, diperlukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan edukasi pengetesan untuk menjaring kontak erat.

''Contact tracing ini kunci. Kalau tidak dilakukan, lab tidak ada spesimen untuk diperiksa. Ini juga terjadi di beberapa tempat, labnya banyak tapi bisa jadi distribusi yang dilakukan pemeriksaan tidak sama,'' katanya.

Bertalian dengan itu, dia pun mendorong agar Pemda bekerja sama dengan laboratorium swasta dengan pelaporan terintegrasi.

Dewi mencontohkan DKI Jakarta yang sejak awal melibatkan swasta, sehingga memiliki tingkat pengetesan Covid-19 tinggi. Dewi berharap daerah lain bisa mengikuti jejak DKI Jakarta.

''Beberapa daerah juga mulai menggandeng lab swasta, karena sangat membantu sebenarnya jumlah pemeriksaan yang ada di wilayah tersebut. Namun, swasta yang masuk juga perlu dilakukan asesmen untuk memastikan kualitas pemeriksaan di semua lab tetap sama,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Kampus, Kesehatan
wwwwww