Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

2.819 Lembaga Manfaatkan Big Data Kependudukan Dukcapil

2.819 Lembaga Manfaatkan Big Data Kependudukan Dukcapil
Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemenerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrullah dalam paparan daring mengenai big data kependudukan pada Selasa (1/12/2020). (gambar: tangkapan layar)
Rabu, 02 Desember 2020 19:20 WIB
JAKARTA - Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakhrullah mengungkapkan, sebanyak 2.819 lembaga (termasuk kementerian) telah menggunakan data dari big data kependudukan dari Dukcapil.

"Tahun 2015 ketika saya menjadi dirjen, ada 70 lembaga yang bekerjasama dengan dukcapil (menggunakan data Dukcapil, red). Sekarang, sudah 2.819 lembaga yang sudah bekerjasama dengan Dukcapil untuk akses verifikasi data," kata Zudan dikutip dari paparan daring mengenai big data kependudukan, Rabu (2/12/2020).

Kebanyakan dari lembaga-lembaga tersebut, merupakan lembaga perbankan dan pembiayaan.

Hal tersebut, kata Zudan, menunjukkan bahwa keinginan berbagai lembaga keuangan untuk melakukan e-kyc (electronic-know your customer) atau mengenali pelanggan secara digital, begitu besar.

Selain lembaga-lembaga keuangan tersebut, data-data Dukcapil juga digunakan oleh pemerintah. Data terpadu kesejahteraan sosial (dtks) Kemensos RI, data pokok pendidikan (dapodik) dan kartu Indonesia pintar (kip) Kemendikbud RI, kepesertaan BPJS Kesehatan, education management information system (emis) Kemenag RI, serta sistem informasi penyuluhan pertanian (simluhtan) dan e-rdkk Kementan RI, termasuk yang memanfaatkan data Dukcapil.

Kepercayaan berbagai lembaga tersebut pada akurasi big data Dukcapil, menurut Zudan, juga tak lepas dari upaya Dukcapil selama ini dalam melakukan pembersihan data kependudukan dari data-data ganda melalui penerapan single indentity number (sin), dalam hal ini nomor induk kependudukan (nik).

Keberhasilan Dukcapil dalam hal ini juga tercermin dari tingkat perekaman KTP-el yang sudah mencapai 99,12 persen. Kata Zudan, ini juga merupakan bentuk dukungan Kemendagri pada penyelenggaraan Pilkada 2020.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Balai Kota, Kampus, GoNews Group
wwwwww