Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
12 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Anggota MPR Dorong Pemerintah Promosikan Pariwisata dengan Medsos dan Film

Anggota MPR Dorong Pemerintah Promosikan Pariwisata dengan Medsos dan Film
Anggota MPR RI fraksi partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi (tengah) dalam diskusi membahas ketahanan dan peningkatan sektor pariwisata di masa pandemi. Diskusi berlangsung di Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2020). (foto: zul/gonews.co)
Senin, 30 November 2020 14:26 WIB
JAKARTA - Anggota MPR RI fraksi partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi, mendorong pemerintah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia dengan memanfaatkan peran ekonomi kreatif (ekraf), termasuk media sosial (Medsos) dan film.

Kolaborasi keduanya; pariwisata dengan ekraf, menurut Dede memang suatu keharusan karena pariwisata sendiri tak akan bertambah nilai ekonominya tanpa keberadaan ekraf.

"Mempromosikan destinasi wisata zaman sekarang, sangat mudah, cukup bikin video yang kemudian viral, ini yang harus dikakukan. Bagaimana cara mempromosikan pariwisata melalui media sosial?" kata Dede dalam diskusi gelaran Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerjasama dengan Kehumasan MPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Dede juga mengungkap temuan bahwa unggahan destinasi wisata di Medsos kini lebih berpengaruh dari pada sosilasasi resmi yang dilakukan pemerintah setempat melalui situs resmi mereka.

Sejalan dengan itu, menurut Dede, pemerintah juga perlu memikirkan untuk menjadikan film sebagai sarana promosi destinasi wisata. Dede meyatakan, beberapa contoh telah ada dimana film Laskar Pelangi misalnya, berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan berkali-kali lipat ke destinasi wisata terkait.

"Jadi bagaimana misalnya, mempermudah izin dan akses bagi para pembuat film untuk melakukan syuting di destinasi-destinasi wisata kita," kata Dede.

Sebelum itu semua, ijin ataupun rekomendasi pembukaan kembali kawasan wisata dari Satgas Covid-19 tentu penting. Saat ini, menurut Dede, memang belum banyak yang bisa dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kampus, GoNews Group
wwwwww