Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
21 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
18 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
7 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pandemi Munculkan Anomali, Gus Jazil Imbau Semua Pihak 'Eling lan Waspodo'

Pandemi Munculkan Anomali, Gus Jazil Imbau Semua Pihak Eling lan Waspodo
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid (dalam layar, kiri) dalam sebuah diskusi bersama wartawan di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2020). (foto: zul/gonews.co)
Sabtu, 07 November 2020 20:08 WIB
BANDUNG - Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid menilai, pandemi Covid-19 telah memunculkan berbagai anomali yang bisa membingungkan dalam berbagai segi kehidupan bangsa. Di tengah situasi demikian, imbauan agar 'eling lan waspodo' (sadar dan waspada, red) dianggap sebagai seruan yang tepat.

"Jadi, (segenap bangsa, red) harus selalu introspeksi dan juga waspada," kata Jazilul yang akrab disapa Gus Jazil itu dalam sebuah diskusi di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/11/2020).

Berbagai anomali yang dimaksud Gus Jazil ialah; penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) sementara 'bangsa sedang sakit' menghadapi pandemi; Pilkada yang sedianya adalah pesta demokrasi tak bisa lagi dimaknai sebagai pesta yang penuh keakraban dan keintiman sosial lantaran orang tidak boleh lagi berdekatan fisik, orang pesta tetapi harus pakai masker, kalau makan harus pakai boks, dan lain sebagainya; kerja wartawan jadi anomali; Pilpres juga anomali; salah ketik (UU Ciptaker, red) juga anomali, dan lain sebagainya.

Dalam konteks Pilkada yang penyelenggaraannya kurang dari 30 hari dan serentak di 270 daerah di Indonesia, kata Gus Jazil, kontestasi sebaiknya bukan lagi sebatas tentang 'menang-menangan', "(melainkan, red) pencalonan ini untuk mendarma baktikan, untuk eling dan waspada kepada sesama,".

Gelaran Pilkada di tengah berbagai anomali ini, tak menutup kemungkinan menyisakan soal nantinya. Tapi meski bagaimana pun, kata Gus Jazil, Pilkada juga adalah amanat konsitusi dan pengejawantahan sila ke empat Pancasila.

"Makanya saya mengajak seluruh aparatur-kita semua-untuk selalu waspada, untuk selalu menjaga kondusifitas agar bangsa kita bisa terus membangun (melangkah maju, red), karena memang Indonesia saat ini dalam keadaan krisis," kata Gus Jazil.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww