Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
18 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
15 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
18 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
21 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Menpora: Saatnya Kita Punya Talenta Pemain Sepakbola Berkualitas

Menpora: Saatnya Kita Punya Talenta Pemain Sepakbola Berkualitas
Menpora Zainudin Amali (Foto: kemenpora.go.id)
Rabu, 04 November 2020 21:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menpora Zainudin Amali memberi perhatian khusus untuk percepatan prestasi sepakbola Indonesia. Makanya, dia berharap International Virtual Conference Indonesia Youth Football Development (IYOFD) bisa melahirkan langkah konkret untuk mendorong kemajuan sepakbola Indonesia.

"IYOFID merupakan sebuah langkah konkret untuk mengimplementasikan Inpres No. 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional (PPPN). Karena memang sudah saatnya persepakbolaan Indonesia berbicara banyak di dunia internasional dengan atlet-atlet yang memiliki kemampuan optimal dan dapat bersaing dengan para atlet sepakbola Internasional," kata Zainudin Amali di Wisma Menpora Senayan Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2020). 

Inpres No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional yang roadmapnya sudah ditandatangani Menko PMK menjadi panduan seluruh stakeholder pusat, daerah, dan masyarakat sebagi bagian keikutsertaan membangun prestasi sepakbola, termasuk penyelenggaraan kegiatan yang digagas IYOFD ini.

Instrumen mendasar perlu diletakkan bila prestasi diharapkan mencapai tingkat tertinggi, yaitu desain pembinaan secara konsisten, struktur, sistematis, berkesinambungan, dan berjangka panjang. "Sudah seharusnya kita memiliki banyak talenta-talenta berkualitas, karena Indonesia merupakan sebuah negara besar yang memiliki hampir 270 juta penduduk," katanya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pembinaan atlet harus dimulai sejak usia dini. Karena dari situ calon atlet dapat dibentuk secara karakter, fisik, hingga penguasaan teknik. Desain harus ada, tidak hanya sekedar mencari bibit-bibit yang tersebar diberbagai pelosok, namun bagaimana mewujudkan dengan jalur dan parameter yang dapat dipertanggungjawabkan. "Pembinaan harus dimulai usia dini dan dilakukan secara konsisten. Sekarang harus dimulai, jangan sampai berganti pemangku kepentingan berganti kebijakan, konsistensi sangat diperlukan," ucapnya.

Harapan ke depan, dukungan anggaran diperlukan secara langsung, tidak hanya pada even-even tataran atlet senior, justru untuk even-even yang melibatkan atlet-atlet usia dini dan junior kian ditingkatkan serta diprioritaskan.  "Sekarang dukungan anggaran memang masih pada DIPA Kemenpora, semoga nanti ada anggaran khusus untuk implementasi pelaksanaan Inpres No 3/2019. Dukungan untuk kejuaraan atlet-atlet usia dini ditingkatkan, tidak hanya pada tataran usia-usia yang sudah matang," katanya. .

Sementara Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyampaikan kegiatan ini diharapkan bisa memberi input secara konkret untuk pembinaan sepakbola Indonesia. "Di acara ini kita tidak lagi bicara soal permasalahan-permasalahan sepakbola Indonesia. Kita sudah punya Inpres No 3 Tahun 2019, ini menjadi modal besar bagi kita semua untuk mengembangkan sepakbola Indonesia. Hari ini harus kita rumuskan dengan baik, sudah saatnya kita bermimpi dari lokal ke internasional," katanya. ***

wwwwww