Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
6 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
12 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Qatar akan Investigasi Permintaan Wanita Membuka Baju di Bandara

Qatar akan Investigasi Permintaan Wanita Membuka Baju di Bandara
Ilustrasi calon penumpang pesawat di bandara. (foto: ist./shutterstock)
Rabu, 28 Oktober 2020 15:51 WIB
DOHA - Pejabat Qatar mengarahkan investigasi yang komprehensif dan transparan terkait insiden tudingan bahwa belasan wanita calon penumpang pesawat di 10 penerbangan telah melalui penggeledahan yang invasif (diminta membuka baju) di Bandara Doha, Qatar.

Mengutip bbcindonesia, Rabu (28/10/2020), Qatar memaksudkan investigasi tersebut juga dilakukan "dengan bantuan negara lain,". Beberapa tudingan dan foto wanita beredar di media sosial.

Dalam tudingan yang beredar, para perempuan itu diminta membuka baju dan diperiksa, menyusul ditemukannya seorang bayi perempuan di sebuah tempat sampah di Bandara Hamad pada Jumat (2/10/2020) lalu.

"Apakah mereka baru saja melahirkan?" menjadi alasan pemeriksaan.

Terkait hal ini, pemerintah Australia menyatakan, sedikitnya 18 warga Australia termasuk yang diperiksa.

Selain memastikan investigasi, pemerintah Qatar telah meminta maaf atas keriuhan ang timbul dan mengatakan bayi perempuan itu kini dalam keadaan aman di pusat perawatan medis di Doha.

Mereka mengatakan bayi yang baru lahir itu ditemukan dalam kantung plastik, diletakkan di bawah onggokan sampah, yang mendorong "pencarian segera untuk orang tuanya, termasuk pada penerbangan di area sekitar bayi itu ditemukan,".

"Kendati tujuan pencarian dadakan itu mencegah pelaku kejahatan yang mengerikan melarikan diri, Qatar menyesali setiap penderitaan atau pelanggaran atas kebebasan pribadi yang dialami para pelancong akibat tindakan ini," kata otoritas Qatar dalam lansiran tersebut.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia, Kuliner, GoNews Group
wwwwww