Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

MPR Dorong Merger Bank BUMN Syariah

MPR Dorong Merger Bank BUMN Syariah
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Fadel Muhammad (kiri) saat menyerahkan cinderamata MPR kepada Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Pahala Mansury (kiri) di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2020). (foto: zul/gonews.co)
Selasa, 27 Oktober 2020 19:26 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, mendorong bank-bank BUMN Syariah untuk segera melakukan merger agar porsi ekonomi syariah menjadi lebih besar.

"Saat ini porsi ekonomi syariah masih kecil. Karena itu kami mendukung bank-bank syariah di bawah bank pemerintah segera digabungkan," kata Fadel saat menerima kunjungan Direktur Utama BTN, Pahala Mansury di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Dengan merger kata Fadel, market bank syariah bisa lebih luas. "Jangan hanya lima persen - enam persen, itu terlalu kecil. Kami harapkan di atas sepuluh persen,".

Selanjutnya, Fadel berharap, ada kerjasama antara yang efekti dengan daerah-daerah.

"Jadi waktu itu kita rapat di sini, mereka laporkan, dan mendukung penuh terjadi merger bank-bank syariah ini. Dan mudah-mudahan janji mereka (dipenuhi, red), katanya pertengahan tahun depan (2021, red) sudah selesai, dan yang menjadi koordinator merger ini temannya beliau (Dirut BTN, Pahala Mansury, red) mantan Direktur Utama Bank Mandiri," kata Fadel.

Sebelumnya, tiga bank syariah milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yaitu PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BNI Syariah dan PT Bank BRI Syariah Tbk dikabarkan bakal segera di-merger.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury, pada Kamis (22/10/2020) mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum bisa ikut dalam proses tersebut lantaran BTN Syariah masih berstatus unit usaha (UUS).

"Untuk saat ini kita belum ikut dalam proses merger yang dilakukan tiga bank Himbara lainnya," katanya dalam paparan kinerja kuartal III 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kampus, GoNews Group
wwwwww