Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  GoNews Group

PJJ Belum Efektif, Dede Yusuf Dorong Penguatan

PJJ Belum Efektif, Dede Yusuf Dorong Penguatan
Wakil Ketua Komisi bidang Pendidikan Nasional Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI/Politisi Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi dalam sebuah kesempatan. (foto: istimewa)
Senin, 26 Oktober 2020 17:07 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menilai bahwa pendidikan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) atau dalam jaringan (daring) masih belum efektif dan harus dikuatkan.

"Apakah pendidikan daring efektif atau tidak? Jawabannya, harus jujur memang tidak efektif. Karena apapun ketika melakukan sesuatu yang sifatnya darurat tentu pasti ada ketidakefektifan," kata Dede saat dihubungi, Senin (26/10/2020).

Oleh karenanya, lanjut Dede, kita memiliki konsep bahwa untuk satu tahun ke depan maka fungsi daring harus lebih dikuatkan.

"Salah satunya adalah dengan penguatan signal untuk beberapa daerah dan wilayah. Kedua adalah penguatan dukungan pulsa dan kuota," ucapnya.

Selain itu katanya, sudah harus dilakukan pembelajaran melalui media televisi dan radio. Juga membuat aplikasi-aplikasi yang gampang dan mudah untuk dikerjasamakan dengan murid-murid.

"Yang berikutnya adalah bagaimana pembelajaran tidak terlalu terbebani, kan banyak kita menerima masukan-masukan murid yang stres karena pembelajaran daring," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, Kampus, GoNews Group
wwwwww