Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Hindari Covid 19, Wildansyah Lebih Banyak di Mes

Hindari Covid 19, Wildansyah Lebih Banyak di Mes
Rabu, 21 Oktober 2020 17:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Pandemi Covid-19 yang belum mereda di Samarinda membuat Wildansyah semakin rajin menjaga protokol kesehatan. Bek Borneo FC ini memilih lebih banyak berada di mes ketimbang bepergian menjelang lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 yang akan digelar 1 November mendatang.

Alasan Wildansyah hanya di mes ialah agar tak terpapar penyebaran virus Covid-19. Dia menaati aturan pemerintah yakni mengurangi aktivitas tak penting di luar rumah.

"Kalau keluar hanya saat latihan. Libur latihan juga di mes saja tidak pulang ke Bandung," ucap Wildan, sapaannya.

Meski belum ada jadwal kompetisi yang dirilis, Wildan tetap bersemangat berlatih bersama tim. Menurutnya sebagai pesepak bola profesional, menjaga kebugaran sebagai kewajiban.

"Estimasi pertandingan paling cepat awal November dan opsi akhir awal Januari. Mau main kapan saja sebagai pemain harus siap," jelasnya.

Sebagai pemain senior, Wildan meminta penggawa muda bersabar. Dia menilai kondisi saat ini harus tetap diterima dan tak boleh kecewa.

"Takdirnya sudah seperti ini. Saya sangat paham pasti yang muda tidak sabar untuk berkompetisi. Berdoa saja pihak yang berwenang segera mentoleransi Liga 1 2020," pungkasnya. ***

wwwwww