Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Dialog Dengan Santri, Syarief Hasan Berharap Beasiswa Pendidikan untuk Rakyat Kecil Diperluas

Dialog Dengan Santri, Syarief Hasan Berharap Beasiswa Pendidikan untuk Rakyat Kecil Diperluas
Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan. (Istimewa)
Rabu, 21 Oktober 2020 14:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
CIANJUR - Wakil Ketua MPR RI, Sjarifuddin Hasan, berharap program beasiswa pendidikan dasar, menengah dan tinggi untuk rakyat kecil diperluas. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat memukul rakyat terutama dari sisi finansial dan tidak jelas kapan berakhirnya ini.

Hal tersebut dikatakannya, saat menjawab pertanyaan seorang santri, di acara Temu Tokoh Nasional bersama Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan, di Pondok Pesantren Roudhotul Muta'allimin, Sukanagalih, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020), yang dihadiri Pimpinan Ponpes H. Dadang Abdul Aziz, Ketua Yayasan Hj. Tati Sholihah, tokoh masyarakat, tokoh agama sekitar dan para santri serta santriwati.

"Adik santri kita ini ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi namun terkendala biaya. Malah, ada santri yang sudah menempuh pendidikan tinggi juga terancam keluar karena masalah yang sama. Ini sangat memprihatinkan. Generasi muda yang sedang semangat maju, tersandung masalah," ujarnya.

Dikatakan Pimpinan MPR dari partai Demokrat yang biasa disapa Syarief Hasan ini, sebenarnya rakyat dijamin haknya mendapatkan pendidikan melalui UUD NRI Tahun 1945 Pasal 31 ayat 1 yang berbunyi 'Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan'. Dan ayat 2 berbunyi 'Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya'.

"Tolak ukurnya di pasal itu. Menyelenggarakan pendidikan adalah salah satu pelayanan negara kepada rakyatnya, dengan tujuan mencerdaskan. Mestinya, tidak ada kesulitan kepada setiap warga negara untuk mendapatkannya termasuk memperoleh beasiswa," katanya.

Program beasiswa lembaga pendidikan yang dikelola negara, diungkapkan Syarief Hasan, memang ada . Tapi, ternyata masih tidak menjangkau seluruh rakyat yang membutuhkan.

"Kalau lembaga swasta, saya rasa ada namun banyak kendala. Inilah yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Harus diperbaiki masalah-masalahnya, terus disempurnakan agar program beasiswa bisa diberikan dengan tepat sesuai sasaran," jelasnya.

Pada intinya, Syarief Hasan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu generasi muda bangsa. Jangan sampai potensi besar mereka terhalang karena kemiskinan. "Saya sendiri sesuai kapasitas dan kewenangan sebagai Pimpinan MPR akan coba mendorong pemerintah menyikapi hal tersebut dengan sungguh-sungguh," ucapnya.***

wwwwww