Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
6 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
5 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Sumbar Senin Pagi

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Sumbar Senin Pagi
Ilustrasi gempa bumi. (kompas.om)
Senin, 19 Oktober 2020 09:49 WIB

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang sebagian wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (19/10/2020) pagi, pukul 05.48 WIB.

Akun Twitter resmi @infoBMKG milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), melaporkan, pusat gempa berlokasi di laut pada jarak 38 km arah Barat Daya Pulau Pagai Selatan, Sumatera Barat.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengungkapkan, pusat gempa berada di kedalaman 21 kilometer. Episenter gempa terletak pada koordinat 3,34 lintang selatan dan 100,26 bujur timur.

Daryono menyebutkan, gempa di laut Pulau Pagai Selatan ini merupakan gempa tektonik.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.

''Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),'' kata Daryono saat dihubungi Kompas.com, Senin (19/10/2020).

Daryono mengatakan, guncangan gempa yang terjadi di pantai barat Sumatera ini juga dirasakan di daerah Mukomuko, Bengkulu.

''Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Mukomuko dalam skala II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, juga dilaporkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang,'' kata Daryono.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hasil pemodelan BMKG juga menunjukan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

''Hingga hari Senin, 19 Oktober 2020 pukul 06.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),'' sambung Daryono.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww