Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
7 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Parlemen

Polri Tangkap 806 Demonstran UU Cipta Kerja, 155 Orang Diantaranya Siswa SD

Polri Tangkap 806 Demonstran UU Cipta Kerja, 155 Orang Diantaranya Siswa SD
Polisi mengamankan pendemo yang rusuh di Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Bentok terjadi setelah massa dipukul mundur dari kericuhan di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam.(ANTARA)
Rabu, 14 Oktober 2020 16:29 WIB
JAKARTA - Sebanyak 806 orang yang mengikuti aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja pada 13 Oktober 2020 ditangkap kepolisian. Di antara mereka ditemukan sejumlah pelajar Sekolah Dasar.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menyayangkan sebab kebanyakan yang turun beraksi hanya sekedar ikut-ikutan saja. Mereka yang ditangkap itu tersebar di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok.

"Kami prihatin, apalagi mayoritas hanya ikut ikutan tanpa mengetahui apa yang mereka perjuangkan," ujar Argo melalui keterangan tertulis pada Rabu, 14 Oktober 2020.

Polisi menemukan dari ratusan orang yang ikut berdemo merupakan pelajar SD. Mereka ditangkap di wilayah Jakarta Utara. Argo menyebut, ada 155 pelajar SD yang kini sudah dibawa ke Markas Kepolisian Resor Jakarta Utara.

"Mereka didata dan dilakukan rapid test," ucap Argo.

Lebih lanjut, ke-806 demonstran itu nantinya akan diberi pengarahan untuk selanjutnya dipulangkan. Polisi pun, kata Argo, akan memberikan bimbingan kepada orang tua agar ke depan tak ada anak di bawah umur yang turun beraksi.

"Perlu bimbingan semua pihak terutama orangtua agar anak-anak mereka tidak ikut-ikutan demo. Apalagi yang mereka perjuangkan tidak tau," kata Argo.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, 194 ditangkap dan dibawa ke Mapolda Metro Jaya; 98 orang di Mapolres Jakarta Pusat; 80 orang di Mapolres Jakarta Selatan; 62 orang di Mapolres Jakarta Timur; 70 orang di Mapolres Jakarta Utara; 48 orang di Mapolresta Tangerang; 108 orang di Mapolres Kabupaten Bekasi; 55 orang di Mapolres Depok; 44 orang di Mapolres Tangerang Selatan; dan 47 orang di Mapolresta Bekasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tempo.co
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww