Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Parlemen

Aksi Mahasiswa di Belakang Istana Kepresidenan Rusuh 'Maju, Satu Kata Lawan!'

Aksi Mahasiswa di Belakang Istana Kepresidenan Rusuh Maju, Satu Kata Lawan!
Kericuhan di sekitar Istana. (Liputan6.com)
Kamis, 08 Oktober 2020 17:13 WIB
JAKARTA - Ratusan massa dari berbagai organisasi mahasiswa yaang menggelar aksi unjuk rasa menolah Undang-Undang Cipta Kerja di  Simpang Harmoni, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat bentrok dengan aparat kepolisian.

Dilansir GoNews.co Dari Liputan6.com, Massa yang meneriakan yel-yel penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja berupaya merangksek barikade kepolisian yang menutup akses menuju ke Istana Kepresidenan.

"Maju, Lawan. Tolak Omnibus Law!,” ucap sejumlah massa yang berorasi, Kamis (8/10/2020).

Polisi, yang membuat barikade, tetap bertahan dan menghalau massa dengan tembakan gas air mata. Massa yang mengenakan sejumlah jas almamater perguruan tinggi melempar batu dan pecahan-pecahan botol ke arah aparat.

Hingga kini, aksi lemparan dan serang massa ke arah polisi yang berjaga di sekitar jalan Majapahit dan Ir Djuanda masih berlangsung.

Sejumlah polisi melalu pengeras suara mengimbau kepada massa untuk tenang dan tidak melakukan aksi perlawanan.

Adik-adik mahasiswa tenang. Tidak usah menggunakancara-cara anarkis seperti ini,” ucap salah seorang polisi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:liputan6.com
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia, Balai Kota, Parlemen
wwwwww