Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
7 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
14 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Parlemen

Demo Tolak Omnibus Law di Parepare, Mahasiswa Sandera Truk Kontainer

Demo Tolak Omnibus Law di Parepare, Mahasiswa Sandera Truk Kontainer
Ratusan mahasiswa di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. (Istimewa)
Rabu, 07 Oktober 2020 14:07 WIB
PAREPARE - Ratusan mahasiswa di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. Dalam aksinya, mahasiswa menyandera sebuah truk kontainer.

Aksi demo ini dilakukan aliansi mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Fraksi Rakyat (Afarat). Mereka berdemo di jalur Trans-Sulawesi di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Rabu (7/10/2020).

"Kami mendesak Presiden (Joko Widodo) mengeluarkan perppu pembatalan omnibus law, mendesak setiap fraksi di DPRD Parepare membuat penolakan omnibus law, pemerintah fokus penanganan COVID-19, menuntut pengesahan RUU PKS, serta menuntut adanya reformasi agraria," tutur koordinator lapangan Ahmad Riechardy di lokasi.

Sebuah truk kontainer yang melintas juga disandera oleh mahasiswa. Badan kontainer digunakan untuk memblokade jalan.

Mahasiswa kemudian naik ke kepala truk kontainer dan berorasi di atasnya. Aksi rencananya akan berlanjut di kantor DPRD Kota Parepare. Untuk diketahui, peserta aksi ini berasal dari beberapa perguruan tinggi di Kota Parepare.

Sebelumnya, omnibus law RUU Cipta Kerja resmi disahkan dalam rapat paripurna DPR, Senin (5/10). DPR bersama pemerintah dan DPD sebelumnya sepakat omnibus law RUU Cipta Kerja dibawa ke rapat paripurna.

Kesepakatan itu diambil dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020). Turut hadir dalam rapat Menko Perekonomian Airlanga Hartarto, Menaker Ida Fauziyah, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menkeu Sri Mulyani, Mendagri Tito Karnavian, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, dan Menkum HAM Yasonna Laoly.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww