Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
9 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Parlemen

Ziarah ke Makam Tokoh Agama dan Pendidikan, Gus Jazil: Rawat dan Teruskan Perjuangan Mereka!

Ziarah ke Makam Tokoh Agama dan Pendidikan, Gus Jazil: Rawat dan Teruskan Perjuangan Mereka!
Foto: Ist./MPR RI
Senin, 05 Oktober 2020 18:42 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, meminta rakyat Indonesia untuk merawat dan meneruskan perjuangan KH. Achmad Dahlan, Lafran Pane, dan Ki Hadjar Dewantara.

Ketiganya, adalah tokoh-tokoh bangsa di bidang keagamaan dan pendidikan. KH. Achmad Dahlan adalah Pendiri Muhammadiyah, Lafran Pane sebagai Pendiri HMI, dan Ki Hadjar Dewantara adalah pendiri Perguruan Taman Siswa.

"Perjuangan mereka sudah terbukti," kata Politisi PKB yang akrab disapa Gus Jazil itu, usai menziarahi makam ketiga tokoh tersebut di Yogyakarta, Minggu (4/10/2020) kemarin.

Melalui pernyataan tertulis kepada Wartawan Senayan, Senin (5/10/2020), Jazilul Fawaid mengatakan, dirinya sebagai orang NU mempunyai tradisi untuk melakukan ziarah kubur. Meski organisasi keagamaan lain tidak memiliki tradisi yang demikian, dirinya mengatakan memaklumi dan mengajak semua untuk saling menghormati.

Dikatakan, dirinya ziarah ke makam KH. Achmad Dahlan sebab beliau adalah seorang kiai.

"Beliau merupakan sedarah dan seiman bagi saya," tuturnya.

"Juga sebagai saudara sebangsa," tambahnya.

Dikatakan banyak organisasi keumatan namun disebut NU dan Muhammadiyah yang eksis dan besar.

Sedang Lafran Pane, berkat beliaulah HMI ada dan sekarang kadernya ada di mana-mana.

"Serta menduduki berbagai posisi dan jabatan penting," ujarnya.

"Itu berkat Pak Lafran," tambahnya.

Gus Jazil mengajak kepada semua untuk terus mengenang, mengingat, dan melanjutkan cita-cita perjuangan KH. Achmad Dahlan dan Lafran Pane.

Menurutnya KH. Achmad Dahlan dan Lafran Pane merupakan orang yang tulus dalam berjuang untuk bangsa dan negara.

Selepas melakukan ziarah di Karangkajen, Jazilul Fawaid selanjutnya melakukan ziarah ke makam Ki Hadjar Dewantara. Di makam ini, pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu melakukan tabur bunga. Dirinya juga mengatakan hal yang sama untuk terus melanjutkan dan merawat cita-cita pendiri Perguruan Taman Siswa itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Parlemen
wwwwww