Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
15 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
18 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
18 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
4 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  Feature

Sederhananya Rumah Rasulullah SAW, Hanya 3,5 x 5 Meter

Sederhananya Rumah Rasulullah SAW, Hanya 3,5 x 5 Meter
Replika rumah Nabi Muhammad Rasulullah SAW, di museum Masjid Nabawi. (republika.co.id)
Minggu, 04 Oktober 2020 12:30 WIB

RASULULLAH SAW hanya memiliki satu rumah, yakni rumah yang didiaminya bersama istrinya, Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakar Shiddiq.

Dikutip dari Republika.co.id, rumah Rasulullah sangat sederhana dan mungil, hanya berupa sebuah kamar.

Kamar atau bilik nabi itu, posisinya berada di tenggara Masjid Nabawi. Letaknya adalah di makam Rasullah yang setiap waktu ramai dikunjungi jamaah.

Kamar ini dibangun bersamaan dengan pembangunan Masjid Nabawi. Bahan bakunya terdiri dari tanah liat, batu bata, dan pelepah kurma, lalu ditutup dengan kain bulu hewan.

Luasnya tidak lebih dari 3,5 meter x 5 meter. Pintunya terbuat dari kayu jinten saru (juniperus communis) atau jati yang menjadi jalan menuju Raudhah di dalam masjid. Rasulullah wafat dan dimakamkan di arah kiblat kamar ini. Setelah itu, bagian utara kamar ini menjadi tempat tinggal Aisyah.

Saking mungilnya, dalam sebuah riwayat diceritakan, kaki Rasullah sering terjulur ke luar dari dalam kamar itu.

Kadang Nabi Muhammad tidur di depan pintunya, karena ketika pulang di malam hari Rasulullah sering mendapati Aisyah yang sudah tidur. Nabi tak mau membangunkannya dan memilih tidur di depan pintu.

Ketika wafat, Abu Bakar dimakamkan di samping Rasulullah dengan jarak 1 hasta. Posisi kepalanya sejajar dengan pundak Rasulullah. Ketika Umar bin Khattab wafat, dia dimakamkan di dekat Abu Bakar dengan jarak 1 hasta. Posisi kepalanya sejajar dengan pundak Abu Bakar.

Saat itu, bagian utara masih terus menjadi tempat tinggal Aisyah hingga akhir hayatnya. Ketika Aisyah wafat, dia dimakamkan di Baqi'. Setelah itu, tak ada lagi yang menghuni kamar Rasulullah.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Feature
wwwwww