Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
22 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
19 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
8 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
4 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Karyawati jadi Otak Penembakan Bos Pelayaran

Karyawati jadi Otak Penembakan Bos Pelayaran
(Foto: Ist./Antara)
Selasa, 25 Agustus 2020 17:47 WIB

JAKARTA – Nur Luthfiah (34), karyawan PT Dwiputra Tirta Jaya ditetapkan sebagai tersangka penembakan terhadap bosnya sendiri, Sugiarto (51).

"Yang bersangkutan bekerja sejak 2012, sebagai admin keuangan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, dikutip dari Antara, Selasa (25/8/2020).

Dari beberapa pernyataan dari NL, tutur Nana, NL sering merasa diintimadasi oleh korban. NL juga "sering diajak untuk bersetubuh,".

Baca Juga: Hanya 3 Jam, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Dibekuk Polisi

NL, dalam lansiran Antara itu disebut, juga sering merasa ketakutan, akibat penggelapan uang pajak perusahaan. 

"Pajak-pajak ini tidak semua disetor ke kantor pajak, ada indikasi menggelapkan uang tersebut. Ada beberapa kali teguran dari kantor pajak Jakarta Utara ke perusahaan tersebut," ujar Nana. 

NL, takut dilaporkan ke polisi atas penggelapan tersebut.

Baca Juga: Diberondong 8 Tembakan, Bayi 1 Tahun Tewas

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap 12 pelaku sindikat penembakan terhadap bos pelayaran Sugiarto (51) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Para tersangka itu, yakni Nur Luthfiah (34), Ruhiman (42), Dikky Mahfud (50), Syahrul (58), Rosidi (52), Mohammad Rivai (25), Dedi Wahyudi (45), Ir Arbain Junaedi (56), Sodikin (20), Raden Sarmada (45), Suprayitno (57), dan Totok Hariyanto (64). 

Sugiarto (51) tewas ditembak di rumah toko (Ruko) Royal Gading Square, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 13 Agustus sekitar pukul 12.00 WIB.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Cendekia, Kampus, GoNews Group
wwwwww