Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Hanya 3 Jam, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Dibekuk Polisi

Hanya 3 Jam, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Dibekuk Polisi
Suasana evakuasi korban pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo, Jumat (21/8/2020). (Foto: Ist.)
Minggu, 23 Agustus 2020 05:05 WIB

SUKOHARJO – Warga dibuat geger dengan temuan satu keluarga (Ayah, Ibu dan dua orang anak) tewas di Dukuh Slemben, Duwet Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (21/8/2020) malam.

Setelah evakuasi jenazah dilakukan polisi sekira pukul 21.00 WIB, menyusul tiga jam kemudian jajarba Polres Sukoharjo berhasil menangkap pelaku. 

Kalolda Jateng, Irjen. Pol. Ahmad Luthfi mengonfirmasi penangkapan tersebut.

Pelaku ternyata adalah sopir korban. Pelaku nekat menghabisi nyawa korban sekeluarga lantaran ketahuan telah menggelapkan mobil korban.

"Ketahuan mobil korban dijual untuk membayar hutang-hutang pelaku. Untuk menghilangkan jejak, pelaku datang ke rumah korban dan menghabisi nyawa korban dan keluarganya," kata Luthfi dikutip dari Suara Merdeka, Minggu (23/8/2020).

Sebelumnya, jenazah korban (Suranto) dan keluarganya ditemukan lantaran warga curiga mencium bau tak sedap dari rumah korban. Warga pun melapor ke Kepala Desa Duwet Baki, Suparno, dan laporan pun dilanjutkan ke polisi.

"Saya lihat dua korban di pintu dan dekat tempat tidur. Yang dua korban lainnya tidak tahu, saya tidak masuk ke dalam lagi," kata Suparno, Jumat malam kepada RMOLJateng.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Cendekia, GoNews Group
wwwwww