Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
2
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
3
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
4
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 2 2020

PT LIB Berikan Bantuan Biaya Operasional Tuan Rumah

PT LIB Berikan Bantuan Biaya Operasional Tuan Rumah
Sabtu, 22 Agustus 2020 18:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Empat tuan rumah babak penyisihan Grup Liga 2 2020 sudah diketahui dari hasil undian yang dilakukan. Keempatnya adalah PSMS Medan, Badak Lampung FC, PSPS Pekanbaru, dan PSCS Cilacap.

Sama halnya dengan pembagian grup. Masing-masing kontestan Liga 2 2020, sudah mengetahui hasil akhir undian dan di grup mana mereka harus bersaing ketat pada babak awal tersebut.

Terkait babak penyisihan grup, pada saat club virtual meeting Liga 2 2020 pekan lalu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sudah menginformasikan bahwa masing-masing tuan rumah akan mendapatkan bantuan biaya operasional. “Besarnya Rp 200 juta per tuan rumah,” jelas Direktur Operasional LIB, Irjen Pol (P) Drs. Sudjarno, Sabtu (22/8).

Lebih dari itu, PT LIB juga memberikan bantuan transportasi kepada setiap klub saat melakoni babak penyisihan grup. Untuk bantuan yang akan diterima setiap klub, jumlahnya tidak akan sama.

“Kenapa kami buat berbeda? Kami sudah mempertimbangkan beberapa aspek. Paling utama lebih pada faktor jarak tempuh. Tidak mungkin kami memberikan bantuan transportasi tim asal Pulau Jawa yang jumlahnya sama dengan tim asal Papua. Menilik hasil undian, bagaimana pun tim asal Papua akan menempuh perjalanan yang lebih jauh,” beber Sudjarno.

Di Grup A contohnya. Perserang Serang dan Cilegon United FC yang berasal dari Pulau Jawa, masing-masing akan mendapatkan bantuan transportasi sebesar Rp 20 juta. Sedangkan PSBS Biak dan Persewar Waropen, akan mendapatkan bantuan transportasi senilai Rp 100 juta.

Relatif sama dengan Grup D yang akan bergulir di Medan. Tim-tim asal Pulau Sumatera (Semen Padang FC dan Sriwijaya FC) akan mendapatkan bantuan transportasi senilai Rp 20 juta. Sedangkan tim asal Pulau Jawa (Persekat Tegal dan Persijap Jepara), akan mengantongi bantuan transportasi senilai Rp 30 juta. Sementara Sulut United, akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 75 juta.

Babak penyisihan grup kompetisi Liga 2 2020 akan dimulai pada 17 Oktober 2020. Rencananya, kompetisi kasta kedua yang menggunakan format single round robin tersebut, akan berakhir pada 5 Desember 2020. ***

wwwwww