Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
8 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP

Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Kamis, 16 Juli 2020 10:43 WIB
JAKARTA - Massa aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dari barisan Front Pembela Islam (FPI) menegaskan penolakannya. Mereka meminta RUU HIP, dibatalkan di Paripurna DPR RI.

"Hari ini para anggota Dewan akan menggelar sidang paripurna, yang akan menentukan apakah RUU HIP diteruskan atau dibatalkan, atau dicabut," kata orator aksi dari atas mobil komando aksi yang terparkir di area depan gerbang utama gedung DPR RI, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

"Tolak RUU HIP ataupun PIP, dan tangkap inisiatornya," kata orator menyampaikan tuntutannya.

Polisi, telah membagi titik aksi di depan gerbang utama Gedung DPR RI menjadi dua bagian. Sisi kiri (depan gedung ke arah Slipi) menjadi titik aksi massa FPI sementara sisi kanan (depan gedung ke arah Cawang) menjadi titik aksi untuk elemen buruh. Adapun bagian tengah, persis di depan gerbang gedung merupakan area streril dari massa.

"Sisi kanan untuk aksi elemen buruh, Pak. Saya berusaha melayani aksi Bapak-Bapak dari mulai hingga selesai," kata polisi melalui pengeras suara, saat meminta massa muslim yang baru tiba di sisi kanan untuk berpindah ke sisi kiri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah, Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww