Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Hukum

PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi

PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Situasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Eselon I Kemendikbud RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020). (Foto: Zul/GoNews.co)
Jum'at, 10 Juli 2020 08:31 WIB
JAKARTA - Rata-rata di atas 59 persen siswa Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) baik di daerah 3T maupun non 3T, mengalami kesulitan memahami pelajaran dalam model Pembelajaran jarak Jauh (PJJ).

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan Eselon I Kemendikbud RI, Kamis (9/7/2020). Catatan lain, di atas 50 persen siswa Dikdasmen juga mengalami kurang konsentrasi ketika belajar dengan model PJJ.

Terkait hal itu, Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati berpandangan, PJJ memang hanya bisa diterapkan dalam kondisi darurat pandemi Covid-19 saat ini.

"Bicara saat ini, menurut hemat saya dengan catatan yang ada, menunjukkan bahwa PJJ itu memang belum efektif untuk diterapkan di Indonesia," kata Esti.

Karenanya, kata Esti, "ketika ada yang berpendapat bahwa PJJ akan diterapkan secara keseluruhan, saya nyatakan dengan tegas saya menolak,".

Penolakan ini juga menimbang belum jelasnya bagi Esti, roadmap ketika PJJ harus diterapkan secara keseluruhan, dan berapa tahun lagi PJJ bisa diterapkan.

"Kalau kemudian kita bicara mengenai misalnya tidak perlu memperbaiki gedung yang rusak PJJ, atau mungkin mengurangi guru karena PJJ-tidak perlu banyak guru, saya kira itu nanti," tandas Esti.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus, Hukum
wwwwww