Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
10 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
14 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
10 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
10 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
8 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Ketua DPRD Sumbar Minta Disdik Perpanjang Masa Pendaftaran SMA

Ketua DPRD Sumbar Minta Disdik Perpanjang Masa Pendaftaran SMA
Ketua DPRD Sumbar, Supardi. (ANTARA/Miko Elfisha)
Selasa, 23 Juni 2020 23:19 WIB
PADANG - Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi meminta dinas pendidikan setempat memperpanjang jadwal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA selama dua hari karena laman pendaftaran daring mengalami gangguan selama satu setengah hari.

"Jadwal pendaftaran yang error selama satu setengah hari itu adalah hak calon peserta didik, karena itu harus diganti," katanya di Padang, Selasa.

Ia mengatakan ada kemungkinan banyak calon peserta didik yang gagal untuk mendaftar karena kesalahan sistem yang error. Mereka harus diberi kesempatan untuk bisa mendaftar kembali.

"Jika jadwal semula pendaftaran hingga 25 Juni, maka harus diperpanjang dua hari menjadi 27 Juni 2020," katanya.

Supardi menilai jika PPDB daring itu sejak awal dibagi berdasarkan daerah, tidak langsung untuk semua calon peserta didik dari 19 kabupaten/kota, sistem yang error itu bisa dihindari.

Tetapi karena sudah telanjur terjadi, kata dia, hal itu harus dijadikan pelajaran untuk pelaksanaan PPDB selanjutnya.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebut kewenangan PPDB tingkat SMA adalah di provinsi, karena itu perpanjangan jadwal pendaftaran itu sangat dimungkinkan.

"Kami evaluasi dulu. Kalau memang dibutuhkan perpanjangan waktu pendaftaran tentu kami lakukan karena kewenangannya memang di provinsi," ujarnya.

Sebelumnya calon peserta didik tingkat SMA sederajat kesulitan mengakses laman pendaftaran daring yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Sumbar. Setiap kali dibuka, informasi yang keluar adalah sistem error.

Dinas Pendidikan Sumbar mengakui kerusakan sistem itu dan pihaknya telah berupaya maksimal untuk memperbaiki. Laman pendaftaran mulai bisa diakses pada Selasa (23/6) sekitar pukul 11.00 WIB, namun setelah itu kembali sulit diakses. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Balai Kota, Binawidya
wwwwww