Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Spanduk Ucapan Selamat kepada 'Negara Federal China Baru' Berkibar di Langit AS

Spanduk Ucapan Selamat kepada Negara Federal China Baru Berkibar di Langit AS
(Gambra: Tangkapan layar video istimewa via nypost.com)
Kamis, 04 Juni 2020 18:08 WIB
New York - Spanduk ucapan selamat kepada 'Negara Federal Baru Cina' terlihat berkibar melayang di langit New York pada Rabu (3/6/2020) kemarin. Tepatnya, di atas Hudson, dan di atas Red Hook di Brooklyn.

Warganet di sana menyebut, mereka melihat ada kampanye delapan spanduk seperti itu yang melayang di udara.

Mengutip, nypost.com, Kamis (4/6/2020) spanduk-spanduk itu merupakan aksi atas Partai Komunis Tiongkok yang diluncurkan oleh Steve Bannon dan seorang miliarder China, Guo Wengui. Pada hari peringatan pembantaian Lapangan Tiananmen, keduanya, sempat menyatakan pemerintah China tak sah.

"Mulai hari ini Partai Komunis Tiongkok (PKC) tidak akan lagi menjadi pemerintah Tiongkok yang sah," kata miliarder, Guo Wengui berteriak dari sebuah kapal di Pelabuhan New York, dengan Bannon di sisinya dan Patung Liberty di latar belakang.

"Saya di sini untuk memberi tahu semua orang yang mencintai perdamaian, hukum, kemanusiaan - kita akan mengakhiri partai Komunis sekali dan untuk selamanya. Kami mendapat ratusan negara pendukung," klaim Guo.

Guo yang sering mengkritik Cina, baru-baru ini mendorong teori coronavirus yang menyatakan virus itu bermula di laboratorium Cina.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kabar Bertuah, Kuliner, GoNews Group
wwwwww