Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
12 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
19 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Riau

Harga Ikan Kualitas Ekspor di Pasaman Barat Turun

Harga Ikan Kualitas Ekspor di Pasaman Barat Turun
Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat Arial Effendi didampingi Kepala Bidang Perikanan Tangkap Zulfi Agus saat meninjau Tempat Pelelangan Ikan di daerah iti beberapa waktu lalu.
Jum'at, 29 Mei 2020 23:02 WIB
SIMPANG EMPAT - Harga ikan kualitas ekspor di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) rata-rata mengalami penurunan selama pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) akibat sepi peminat.

"Harga turun saat ini berkisar antara Rp3.000 sampai Rp5.000 per kilogramnya di masing-masing jenis ikan," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Sumbar Zulfi Agus di Simpang Empat, Jumat (29/5/2020).

Ia mengatakan ekspor ikan di Pasaman Barat melalui jalur laut di Dumai Riau menuju Malaysia. Pengiriman setiap bulannya lebih kurang sekitar 20-25 ton.

Adapun jenis ikan kualitas ekspor adalah ikan tenggiri dengan Rp70 ribu perkilogramnya, ikan kakap merah Rp65 ribu per kilogram, ikan bawal dengan harga Rp55 ribu per kilogram dan udang kelong atau udang putih dengan harga Rp 120.000 per kilogram.

"Harga ikan itu sedikit mengalami penurunan dari Rp3.000 sampai Rp5.000 setiap kilogramnya. Kita berharap harga nantinya kembali normal," ujarnya.

Terkait permintaan hingga saat ini belum terlalu berpengaruh karena armada yang dipakai adalah kapal ikan melalui jalur laut di Dumai.

"Cuma stok ikan yang saat ini berkurang karena cuaca ekstrim sehingga produksi ikan nelayan agak menurun tiga bulan terakhir ini," sebutnya.

Ia menambahkan produksi ikan mengalami penurunan tiga bulan terakhir karena cuaca ekstrim yang sering terjadi.

Menurutnya untuk bulan Januari sampai dengan Maret produksi ikan masih di kisaran angka lebih kurang 8.000 sampai 9.000 ton per bulannya.

Tetapi di April turun dan produksi ikan lebih kurang 6.800 ton dan di bulan Mei turun kembali dengan produksi sekitar 5.000 ton lebih.

"Produksi ikan itu semua jenis ikan baik yang nilai ekonomis tinggi sampai jenis ikan yang biasa," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Pasar & Niaga, Binawidya, Riau
wwwwww