Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
20 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
19 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
10 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'

Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
Ilustrasi. (Gambar: Dok. PKS)
Kamis, 28 Mei 2020 16:09 WIB
JAKARTA - Indobarometer bersama Puslitbangdiklat RRI telah melakukan survei yang dilakukan 12-18 Mei 2020 dan mencatat 53,8% publik tidak puas dengan cara Presiden Jokowi menangani Covid-19.

Menanggapi hal itu, Legislator asal PKS Mardani Ali Sera menilai, ketidakpuasan publik merupakan hal yang wajar. Mengingat, "sejak awal pemerintah terkesan meremehkan dan menolak peringatan yang disampaikan lembaga dunia dan peneliti ada kemungkinan Indonesia terserang virus ini,".

Hal itu disampaikan Mardani kepada wartawan, Kamis (28/5/2020). Kata Mardani, "Kalau istilah milenialnya, pemerintah banyak 'labilnya' dan membuat Ambyarrr kebijakannya,".

Mardani berharap pemerintah mengurangi "kebijakan yang mencla-mencle,". Itu hanya satu dari sekian catatan negatif Mardani yang meliputi, persoalan data, akselerasi bantuan, peningkatan jumlah kemiskinan, dan koordinasi penanggulangan pandemi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, GoNews Group
wwwwww