Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
15 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
16 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
13 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
16 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
2 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Tiga Minggu Sebelum Tampil, Eko Targetkan Berat Badan 63kg

Tiga Minggu Sebelum Tampil, Eko Targetkan Berat Badan 63kg
Rabu, 12 Februari 2020 18:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pada uji coba pertama menjelang Olimpiade Tokyo 2020, lifter andalan Indonesia, Eko Yuli sukses menyumbangkan tiga medali emas di Fadjar International Tournament 2020. Namun, di ajang kualifikasi Olimpiade itu Eko tampil bukan pada kelasnya 61kg tetapi di kelas 67kg.

Kini, Eko sedang konsentrasi menurunkan berat badannya secara bertahap agar bisa tampil di kelas 61kg pada Olimpiade Tokyo, Juli mendatang. "Ya, saya akan mencoba menurunkan berat badan secara bertahap. Targetnya tiga minggu sebelum pelaksanaan Olimpiade  berat badan saya sudah harus 63kg. Itu berat paling ideal untuk bisa diturunkan menjadi 61kg," kata Eko Yuli Irawan yang ditemui di Pelatnas Angkat Besi Olimpiade Jln Kwini Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020). 

Kelebihan berat badan yang dialami lifter yang menempati peringkat dua dunia itu dianggap wajar oleh pelatih kepala Tim Angkat Besi Olimpiade, Dirdja Wihardja saat dimintai komentarnya beberapa waktu lalu. Alasannya, Eko baru saja memasuki pelatnas setelah libur usai meraih emas pada SEA Games Filipina 2019 lau. 

"Wajar jika Eko mengalami kelebihan berat badan lkarena habis liburan setelah SEA Games Filipina 2019. Tetapi., kita akan berusaha menurunkannya secara bertahap sehingga pada saat di Olimpiade nanti dia bisa turun di kelas 61kg," jelasnya. 
Untuk menjaga agar tidak terjadi kelebihan berat badan lifter yang tergabung dalam pelatnas Olimpiade Tokyo 2020, kata Dirdja Wihardja, pihaknya melibatkan dr. Louise Kartika, MGizi, SpGK yang menangani masalah makanan. 

"Bukan hanya program latihan yang disusun secara baik tetapi pola makanan bagi lifter pelatnas Olimpiade Tokyo juga mendapat perhatian. Semuanya harus ada rekomendasi dari dr Luise Kartika," jelas Dirdja yang merupakan adik kandung mantan lifter nasional, Hadi Wihadja. ***

wwwwww