Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
24 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
22 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
7 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
11 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
7 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ingin Tunjukkan Demokrasi, Drajat Tetap Maju Pemilihan Ketum PAN

Ingin Tunjukkan Demokrasi, Drajat Tetap Maju Pemilihan Ketum PAN
Selasa, 11 Februari 2020 17:44 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
KENDARI - Usai Asman Abnur menyatakan mundur, kader PAN yang memiliki hak suara, secara otomatis hanya punya tiga calon Ketua Umum PAN di Kongres V PAN 2020.

Saat ini, proses pemilihan ketua umum PAN 2020-2025 tengah berlangsung di ruang utama lantai dua Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (11/2/2020).

Tiga calon, itu yakni Drajat Wibowo, Zulkifli Hasan, dan Mulfachri Harahap, yang sedang bertarung memperebutkan suara dari voters.

Saat dikonfirmasi, Drajat menyatakan, saat ini pencoblosan tengah berlangsung untuk memilih. "Ini sekarang sedang berlangsung. Calonnya tiga, Pak Zul, Mufachri dan saya. Yang  mundur Pak Asman. Alasannya, saya tidak tahu. Tanya Pak Asman," kata Drajat di lantai satu Hotel Claro, Kendari.

Menurut Drajat, pemilihan dilakukan sekaligus atau satu kali saja. Siapa calon ketum peraih suara terbanyak akan langsung menjadi pemenang. "Ini (pemilihan) langsung, sekaligus. Siapa (peraih) suara terbanyak, langsung (ditetapkan sebagai pemenang)," ujar Drajat.

Drajat menegaskan, dirinya memutuskan untuk tetap maju guna menunjukkan demokrasi di PAN. "Ya kan  untuk demokrasi di PAN. Untuk tunjukkan bahwa demokrasi itu bisa lebih bagus," kata mantan anggota Komisi I DPR itu. ***

wwwwww