Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
23 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
21 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
7 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
10 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
6 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  GoNews Group

22 Kepengurusan Dibekukan, Caketum PAN hanya Perebutkan 568 Suara

22 Kepengurusan Dibekukan, Caketum PAN hanya Perebutkan 568 Suara
Selasa, 11 Februari 2020 17:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
KENDARI - Kader PAN yang memiliki hak suara di Kongres V PAN hanya berjumlah 568 suara.

Tiga kandidat Ketua Umum PAN yang ikut dalam pemilihan di hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2), memperebutkan 568 suara dari sebelumnya 590 voters.

Hal ini setelah Steering Comittee (SC) atau Panitia Pengarah Kongres V PAN membekukan 22 suara dari DPD PAN yang dalam berstatus sengketa.

Ketua SC Kongres V PAN Eddy Soeparno mengatakan, memang 590 pemilik suara hadir. Namun, SC memutuskan membekukan 22 suara sehingga tinggal 568 suara.

"Kami sepakati juga bahwa ada 22 daerah yang memiliki sengketa kepengurusan. Daripada berkutat pada sengketa itu dan berujung pada tindakan hukum dalam bentuk gugatan, atau lain-lain di kemudian hari, kami sepakati bersama bahwa ke-22 daerah dibekukan kepesertaannya," kata Eddy Soeparno di Hotel Claro, Kendari, Sultra, Selasa (11/2).

Eddy meyakini bahwa pemilihan akan selesai hari ini juga. Menurut dia, memang terjadi dinamika, tetapi ada pula peserta menghendaki agar pemilihan itu dilakukan secepatnya. "Oleh karena itu tadi kami mendapatkan persetujuan aklamasi dari peserta untuk dilaksanakan voting segera," ujarnya.

Pemilihan ketum PAN menyisakan tiga calon, yakni Zulkifli Hasan, Mulfachri Harahap dan Drajad Wibowo. Sementara, Asman Abnur mundur dari pencalonan.

Saat ini, proses penghitungan suara masih berlangsung setelah proses pencoblosan selesai. ***

wwwwww