Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
13 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
20 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pergerakan Tanah Ancam Pemukiman Warga Aur Mulyo Kota Sawahlunto

Pergerakan Tanah Ancam Pemukiman Warga Aur Mulyo Kota Sawahlunto
Longsoran tanah di kawasan Puncak Polan, Sawahlunto. (foto: ist/harianhaluan.com)
Selasa, 04 Februari 2020 09:55 WIB

SAWAHLUNTO - Ribuan kubik tanah bercampur material lain mengancam pemukiman warga di Kelurahan Aur Mulyo, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar).

 

Dikutip dari harianhaluan.com, tanah bercampur material yan berada di pinggang Puncak Polan tersebut, bergerak turun akibat hujan yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

"Pergerakan yang sangat terlihat sejak tadi pagi. Tanah bercampur material batu dan lainnya sudah bergerak melampaui jalan yang digunakan masyarakat," kata , Camat Lembah Segar Kota Sawahlunto, Afriandes, kepada Haluan, Senin (3/2/2020).

Pemerintah, lanjut Afriandes, saat ini terus melakukan upaya dengan mendatangkan alat berat untuk melakukan pemindahan terhadap tanah dan meterial tersebut, agar tidak menimpa rumah masyarakat yang ada tepat di bawahnya.

Terlihat, saat ini pergerakan tanah sudah mendekati sedikitnya tiga rumah warga. Jika terjadi hujan, dikhawatirkan material tanah dan batu akan bergerak menuju rumah dan merusak pemukiman warga.

Afriandes yang turun bersama pihak Kesbangpol dan BPBD Kota Sawahlunto beserta masyarakat, tengah menunggu dua unit alat berat yang akan bekerja memindahkan material yang ada ke tempat lain.

Lurah Aur Mulyo, Muldayuri bersama warganya sangat berharap tidak terjadi hujan. Sehingga tiga alat berat dapat beroperasi memindahkan tanah dan meterial yang ada dengan cepat.

"Mudah-mudahan tidak terjadi hujan malam ini, sehingga tanah dan meterial longsor dapat dipindahkan ke tempat lain," ujar salah seorang warga.

Puncak Polan berada pada bagian timur Kota Sawahlunto. (h/dil/hln)

Editor:arie rh
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Nusantara
wwwwww