Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
13 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
19 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru Masih Terkendala Masalah Lahan

Pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru Masih Terkendala Masalah Lahan
Pembukaan pengerjaan proyek Tol Padang-Pekanbaru (foto: Humas Pemprov Sumbar/Langgam.id)
Selasa, 04 Februari 2020 09:43 WIB
PADANG- Pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru belum juga dilanjutkan. Hingga kini, pembebasan lahan di seksi I Padang-Sicincin sepanjang 36,15 kilometer masih terkendala.
 

Dikutip dari Langgam.id, kendala itu dibenarkan Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit. Menurutnya, pihaknya akan menghadiri rapat dengan satuan kerja membahas pengadaan lahan. Rapat itu mencari jalan keluar soal pembebasan lahan dan langkah-langkah yang akan diambil agar proyek ini segera berjalan.

“Saya juga sudah bertemu dan konsultasi dengan Kemenko Kemaritiman, bahwa masalah tanah ini adalah tanggung jawab pemerintah provinsi,” katanya, Senin (3/2/2020).

Nasrul mengatakan, persoalan ini bukan menyangkut pembiayaan pembebasan lahan. Namun mencari jalan keluar agar progres jelas dan pembangunan dilakukan.

“Hal ini memang sangat ditunggu, kami akan rapat dengan satker terkait langkah-langkah yang diambil. Begitu permasalahan lahan selesai pembangunan segera dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, masalah lahan ini berada di titik 0 kilometer hingga 4,2 kilometer di Padang Pariaman. Dari titik 0 KM sampai 150 meter sudah selesai, sementara titik 150 meter sampai 4,2 akan dicarikan solusinya.

Sebelumnya juga masalah pada titik 4,2 KM sampai 30 KM. Namun permasalahan di titik ini masih menunggu surat dari pemerintah pusat.

“Suratnya belum keluar, itu bisa sambil berjalan sudah ada jawaban dari kementerian,” katanya. (rahmadi/ICA)

Editor:arie rh
Sumber:Langgam.id
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Binawidya, Kulim, Pekanbaru Kota
wwwwww