Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pengangguran Industri Perhotelan Bisa Capai 40 Persen karena Corona

Pengangguran Industri Perhotelan Bisa Capai 40 Persen karena Corona
Pejalan kaki yang mengenakan masker berjalan keluar dari terminal dermaga feri di distrik Tsim She Tsui, Hong Kong pada hari Rabu, 29 Januari 2020. (Foto: Bloomberg)
Senin, 03 Februari 2020 17:17 WIB
JAKARTA - Empat dari 10 staf hotel Hong Kong mungkin kehilangan pekerjaan mereka dalam beberapa bulan mendatang, karena pembatasan perjalanan pasca mewabahnya korona virus. Ini juga bisa menjadi tekanan bagi industri yang sudah berjuang dari penyusutan pariwisata setelah hampir delapan bulan berlangsung protes anti-pemerintah.

Kemungkinan itu ditulis SCMP, Senin (3/2/2020). Lansiran itu juga menyebut, "tingkat pengangguran di industri perhotelan Hong Kong dapat mencapai hingga 40 persen karena coronavirus Wuhan,".

Tingkat pengangguran di industri, yang mempekerjakan 44.500 orang di kota pada akhir 2019, bisa melonjak hingga 40 persen, kata Edwin Leong Siu-hung, pendiri pengembang properti Tai Hung Fai Enterprises.

"Rumah tamu (Guest House) yang dikelola keluarga dan operator hotel kecil mungkin terpaksa ditutup," kata Leong, yang merupakan pria terkaya dengan kekayaan bersih diperkirakan US $ 4,8 miliar versi majalah Forbes ke-23 di Hong Kong tahun lalu.

“Operator hotel besar akan menemukan cara untuk memotong biaya," kata dia.

Penurunan dalam industri perhotelan akan menambah kesengsaraan kota yang sudah terperosok dalam resesi teknis pertama dalam lebih dari satu dekade, karena wisatawan dari daratan Cina - yang belanja banyak hal secara besar-besaran mulai dari barang mewah hingga asuransi diperkirakan berjumlah 5 persen dari output ekonomi Hong Kong - telah menjauh selama delapan bulan protes anti-pemerintah berlangsung. Lalu kini, Karantina dan larangan bepergian 14 hari terbaru untuk setiap pengunjung dari Wuhan, telah lebih jauh menghalangi perjalanan wisatawan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:SCMP
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Pasar & Niaga
wwwwww