Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
16 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
17 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
14 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
17 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
3 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
43 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Penanganan WNI di Wuhan, Menkopolhukam: Kan Ada Saluran Diplomatik

Penanganan WNI di Wuhan, Menkopolhukam: Kan Ada Saluran Diplomatik
Dok. Kemenkopolhukam
Rabu, 29 Januari 2020 15:30 WIB
JAKARTA - Menteri Kordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah tidak akan abadi terhadap kondisi warga negara Indonesia yang ada di Wuhan, China.

"Pemerintah harus turun tangan, itu urusan Menteri Luar Negeri. Tidak mungkin pemerintah itu menelantarkan rakyatnya," ujar Mahfud di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/1/2020).

Belum jelas apa langkah pemerintah dalam hal ini, kata Mahfud, "kan ada saluran diplomatik dalam urusan ini, pasti terselesaikan,".

Mengutip alinea.id, ada empat mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti program pertukaran pelajar selama satu semester di Kota Wuhan, dana akan segera habis pada 2 Februari 2020 mendatang.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan, hingga saat ini belum ada warga negara Indonesia yang terinfeksi virus baru ini, baik di tanah air maupun di luar negeri.

Sejauh ini, sudah ada 18 negara yang warganya dinyatakan positif terkena coronavirus. China masih menjadi wilayah dengan penyebaran tertinggi, dengan 5.494 orang terinfeksi.

Adapun total kasus infeksi coronavirus telah mencapai 5.578 kasus di seluruh dunia. Ada total 131 orang yang meninggal akibat serangan penyakit ini.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Balai Kota
wwwwww