Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
14 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
11 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
13 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
17 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  GoNews Group

150 Kades Dilantik, Bupati Bicara RPJMDes dan Dana Desa

150 Kades Dilantik, Bupati Bicara RPJMDes dan Dana Desa
Foto: Ist.
Kamis, 26 Desember 2019 22:52 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
BANTEN - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melantik 150 Kepala Desa (Kades) terpilih di lapangan tenis indoor Pemkab Serang, Kamis (26/12/2019).

Tatu meminta, 150 Kades itu untuk segera membuat rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes), agarpembangunan di desa bisa segera berjalan.

“Waktu tiga bulan ditunggu, karena untuk pembangunan desa dasarnya dari RPJMDes,” tandas Tatu di lokasi.

Terkait rentannya tindak pidana korupsi dana desa, Tatu mengklaim, "di Kabupaten Serang ini pengelolaan keuangan desa itu sudah tersistem,".

"Jadi kalau para kepala desa patuh, Insya Allah mereka selamat. Tapi ketika mereka menyimpang ada konsekuensi secara pribadi dan ujungnya ke ranah hukum," kata Tatu.***

wwwwww